LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bank Indonesia: Konsumsi Rumah Tangga RI Masih Bagus Meski Tidak Kuat

Konsumsi rumah tangga di kuartal II-2019 mencapai 5,17 persen, meningkat dari periode sebelumnya yang mencapai 5,02 persen. Angka ini juga masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya (yoy) yang sebesar 5,16 persen.

2019-09-27 16:48:38
Bank Indonesia
Advertisement

Direktur eksekutif departemen komunikasi Bank Indonesia (BI), Onny Widjanarko menyebut bahwa konsumsi di Indonesia masih positif di tengah gejolak ekonomi global. Seperti konsumsi rumah tangga yang terus tumbuh positif sejak tahun 2017.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), konsumsi rumah tangga di kuartal II-2019 mencapai 5,17 persen, meningkat dari periode sebelumnya yang mencapai 5,02 persen. Angka ini juga masih lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya (yoy) yang sebesar 5,16 persen.

"Konsumsi rumah tangga menurut BI masih bagus meskipun tidak kuat. Karena rata-rata bisa di angka 5 persen. Tapi kalau dilihat trennya dari 2017 ini kan terus meningkat. Ini artinya konsumsi rumah tangga masih mampu untuk spending," kata Onny di Bali, Jumat (27/9).

Advertisement

Sementara itu, konsumsi lembaga nonprofit juga masih positif di 15,27 persen, angka ini menurun dari periode sebelumnya di 16,95 persen. Hal ini dikarenakan, pertumbuhan konsumsi lembaga nonprofit ditunjang oleh masa pemilu.

"Ini naik karena kemarin ada pemilu. Tapi sudah tidak naik-naik lagi karena sudah tidak ada pemilu," imbuhnya.

Selain itu, konsumsi pemerintah juga terus meningkat. Pada kuartal II-2019, konsumsi pemerintah mencapai 8,23 persen, meningkat dari kuartal sebelumnya di 5,21 persen. Menurutnya, peningkatan ini didorong oleh program bantuan sosial (bansos) yang terus digalakkan oleh pemerintah.

Advertisement

"Dari tahun ke tahun bansosnya dinaikin terus sehingga ini berpengaruh terhadap konsumsi. Jari kalau dilihat dari konsumsi ini masih menarik," jelasnya.

Baca juga:
Tren Belanja Online Milenial Topang Pertumbuhan Ekonomi RI 2020
Menko Darmin Optimis Penurunan DP KPR dan KKB Dongkrak Daya Beli
ADB Revisi Turun Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI 2019 Menjadi 5,1 Persen
BI Sebut Ekonomi RI Masih Kuat Ditunjang Anak Muda Suka Belanja
BPS: Jual Beli Online Masih Didominasi Masyarakat Pulau Jawa
KSPI Nilai Kenaikan Iuran BPJS Buat Daya Beli Masyarakat Jatuh

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.