Bank Indonesia 'bakar' 189.477 lembar uang palsu
Untuk pecahan yang menyerupai 100.000 itu ada 90.180 lembar. Untuk yang menyerupai 50.000 ada 82.822 lembar. Yang menyerupai 20.000 ada 10.919 lembar, pecahan 10.000 ada 3590 lembar, pecahan 5.000 ada 1961 lembar, dan pecahan 2.000 ada 5 lembar. Totalnya 189.477 lembar.
Bank Indonesia (BI) bersama Bareskrim Polri 'membakar' atau memusnahkan uang palsu yang ditemukan sepanjang periode 2015 hingga 2017. Tercatat 189.477 lembar uang palsu dari semua pecahan.
"Untuk pecahan yang menyerupai 100.000 itu ada 90.180 lembar. Untuk yang menyerupai 50.000 ada 82.822 lembar. Yang menyerupai 20.000 ada 10.919 lembar, pecahan 10.000 ada 3590 lembar, pecahan 5.000 ada 1961 lembar, dan pecahan 2.000 ada 5 lembar. Totalnya 189.477 lembar," ungkap Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi, di Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (26/7).
Menurut Suhaedi, jumlah uang palsu sudah turun setiap tahunnya. Baik yang ditemukan oleh Bank Indonesia, maupun pihak kepolisian. Periode Januari sampai Juni 2017 jumlah uang palsu yang ditemukan sejumlah 63.449 lembar, atau 4 lembar dalam 1 juta lembar uang yang diedarkan. Ini jauh lebih sedikit dibandingkan temuan uang palsu di dua tahun sebelumnya.
"Ini jauh lebih rendah dari tahun 2015 dan 2016. Tahun 2015, rationya 25 lembar uang palsu dalam 1 juta uang yang diedarkan. Tahun 2016 rationya 13 lembar dari 1 juta uang yang diedarkan," pungkasnya.
Baca juga:
Coba kabur, pemasok uang palsu dibekuk di restoran Binjai Utara
Pelajar di Berau nekat cetak uang palsu usai tonton video 7 menit
Polres Majene ciduk sindikat uang palsu jelang lebaran
BI minta masyarakat hati-hati tukar uang receh di pinggir jalan
Baru 2 bulan keluar bui, MA diciduk polisi lagi karena uang palsu