Bandara Sentani siap didarati pesawat Airbus milik Garuda Indonesia
Kepala Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Antonius Widyo Praptono mengatakan Bandara Sentani telah siap untuk didarati oleh pesawat Airbus milik PT Garuda Indonesia. Runway dan pelataran pesawat untuk area parkir saat ini sudah mencapai tahap finalisasi.
Kepala Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Antonius Widyo Praptono mengatakan Bandara Sentani telah siap untuk didarati oleh pesawat Airbus milik PT Garuda Indonesia. Runway dan pelataran pesawat untuk area parkir saat ini sudah mencapai tahap finalisasi.
"Kesiapan Bandara Sentani sudah siap, runway sudah 3.00 kemudian apron (pelataran untuk pesawat) yang mau digunakan untuk parking stand untuk Airbus ini juga sudah kita siapkan," ujar Antonius seperti dikutip Antara di Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (3/3).
Sementara itu, Sales and Marketing Manager Garuda Cabang Jayapura Octavianus JH. Tampi mengatakan, pihaknya akan menggunakan pesawat Airbus untuk melayani penerbangan rute Jakarta-Jayapura, karena jenis pesawat tersebut memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan Boeing yang saat ini digunakan.
"Kita dalam waktu dekat akan ganti tipe pesawat dari Boeing dengan Airbus untuk penerbangan Jakarta-Jayapura. Kita coba ganti karena kargo dari Jakarta banyak sekali, dan ini bisa menampung semua," jelasnya.
Octavianus menambahkan, pihaknya juga mempertimbangkan faktor tingginya frekuensi penumpang yang menggunakan rute tersebut. Prospek pasar di Jayapura sudah tidak bisa lagi diatasi oleh pesawat Boeing 737-800.
Namun, hal tersebut masih mengalami kendala fasilitas di Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, yang belum memadai untuk didarati oleh pesawat berbadan besar seperti Airbus.
Baca juga:
Kemenhub percepat proyek DDT Manggarai-Cikarang rampung di 2020
PUPR latih 1.000 pengawas pelototi pembangunan infrastruktur RI
Kembali protes pembangunan Tol Serpong-Cinere, aktivis menyelam di Situ Sasak
Pembangunan 38 proyek infrastruktur dilanjutkan, Menteri Basuki 'deg-degan'
Sempat dihentikan, ini 34 proyek infrastruktur melayang mulai dikerjakan kembali
Berisiko tinggi, dua proyek ini bakal dijaga Komite Keselamatan Konstruksi tiap hari
Resmi kerja sama, Kejaksaan akan kawal proyek pembangunan infrastruktur