LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bakal melantai di bursa saham, Campina Ice Cream incar Rp 354 M untuk bayar utang

Presiden Direktur PT Shinhan Sekuritas Indonesia, Made Windi Wijaya mengatakan, saham yang dilepas ke publik tersebut merupakan saham baru yang setara dengan 15,04 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

2017-11-22 16:52:26
IPO
Advertisement

PT Campina Ice Cream Industry berencana melantai di Bursa Saham Indonesia (BEI) dengan melepas sebanyak-banyaknya 885 juta lembar saham dengan harga penawaran awal berkisar Rp 310 hingga Rp 400 per lembar saham.

Presiden Direktur PT Shinhan Sekuritas Indonesia, Made Windi Wijaya mengatakan, saham yang dilepas ke publik tersebut merupakan saham baru yang setara dengan 15,04 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

"Harga yang ditawarkan sekitar Rp 310 sampai Rp400 per saham," kata Made, di Jakarta, Rabu (22/11).

Advertisement

Dengan IPO tersebut, Made berharap Campina bisa menghimpun dana Rp 274,35 miliar hingga Rp 354 miliar. "Tujuan utama penggunaan dana IPO ini untuk membayar pokok utang Rp 260 miliar. Sisanya untuk meningkatkan modal kerja," ujarnya.

Made mengungkapkan, utang pokok Campina sebesar Rp 260 miliar tersebut akan jatuh tempo pada tahun 2021. Namun, Campina mempunyai hak untuk percepatan pelunasan utang. "Brand Campina yang cukup kuat akan tetap meyakinkan kami bahwa saham akan optimal terserap pasar," tegasnya.

Presiden Direktur Campina, Samudera Prawirawidjaja mengatakan, setelah pembayaran pokok utang tersebut, maka debt to equity ratio (DER) Campina akan menurun menjadi 0,6 kali dari 0,9 kali. "Karena, dari total nilai utang itu memiliki bunga-bunga yang tinggi sekitar 14,25 persen," ujarnya.

Advertisement

Dia berharap, penawaran umum perdana saham ini akan mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 6 Desember 2017. Masa penawaran awal pada 20 hingga 24 November 2017, sedangkan masa penawaran umum direncanakan pada 8-12 Desember 2017 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 19 Desember 2017.

Baca juga:
Jalani nasihat Sri Mulyani, Menteri Jonan dorong perusahaan energi melantai di bursa
Menteri Jonan ungkap syarat PT Freeport Indonesia untuk melantai di bursa
Incar dana Rp 2 T, anak usaha Pelindo II bakal IPO di Desember 2017
Resmi jadi anggota bursa ke-27, Kapuas Prima Coal incar raup dana Rp 77 miliar
Raup dana IPO Rp 1,12 T, GMF gunakan 60 persen dana untuk ekspansi bisnis

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.