LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Bagi IHSG, Jokowi nyapres kalahkan sentimen China dan Ukraina

Pelaku pasar modal menyukai Jokowi karena dinilai mempunyai rekam jejak yang bersih, pro-rakyat, dan tegas.

2014-03-14 17:00:07
IHSG
Advertisement

Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akhirnya secara resmi mendeklarasikan diri untuk bertarung dalam bursa pemilihan presiden 2014. Jokowi mendapat mandat dan instruksi langsung dari ketua umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri.

Kabar pencapresan Jokowi langsung direspon pelaku pasar modal. Kabar dari mantan Wali Kota Solo menjadi sentimen positif sekaligus mengalahkan sentimen negatif dari ekonomi China dan kondisi di Ukraina.

"Kenaikan IHSG didukung oleh Jokowi yang dipilih oleh PDI-P menjadi calon Presiden untuk Pemilu 2014. Kenaikan sebesar 3,23 persen ini terjadi di tengah melemahnya bursa regional akibat sentimen negatif China dan Ukraina," ucap Analis Panin Sekuritas, Purwoko di Jakarta, Jumat (14/4).

Advertisement

Dia tidak menampik, kenaikan IHSG ini cukup signifikan. Semua terjadi sebagai respons pasar atas sosok Joko Widodo yang selama ini menjadi pujaan baru rakyat Indonesia. "Pasar menyukai Jokowi karena dinilai mempunyai rekam jejak yang bersih, pro-rakyat, dan tegas," katanya.

Sebelumnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 3,23 persen, melonjak 152,48 poin ke level 4.878. LQ 45 juga ditutup berada di zona hijau 4,56 persen atau 36,26 poin ke level 830,67. Padahal, pada pembukaan perdagangan hari ini IHSG berada di zona merah.

Pengamat Ekonomi Kiswoyo Adijoe mengatakan penguatan IHSG ini bersifat ekspektasi sesaat, namun tetap masih dalam koreksi sehat. "Dengan terpilihnya Jokowi, IHSG bisa tembus 5.000 dalam waktu dekat, tidak sampai akhir tahun ini malah," ujarnya saat dihubungi merdeka.com.

Advertisement

Diakuinya, tahun politik bisa membantu perbaikan perekonomian nasional. Khususnya bursa saham dan nilai tukar rupiah. "Memang bisa mendukung, IHSG dan Rupiah bisa naik. Rupiah bisa di Rp 10.500-11.500," jelas dia.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.