Awal Perdagangan Saham, IHSG Paling Perkasa di Asia
Sebanyak 135 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 58 saham melemah dan 124 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 31.680 kali dengan volume perdagangan 1,5 miliar saham.
Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal perdagangan saham Rabu (29/5). Bahkan penguatan IHSG cukup signifikan jelang liburan ini.
Pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG menguat 26,38 poin atau 0,44 persen ke posisi 6.059. Pada pukul 09.00 waktu JATS, IHSG dibuka naik 44,97 poin atau 0,75 persen ke posisi 6.074. Indeks saham LQ45 menguat 0,90 persen ke posisi 953,68. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau kecuali indeks saham DBX turun 0,01 persen ke posisi 1.014,80.
Sebanyak 135 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. 58 saham melemah dan 124 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 31.680 kali dengan volume perdagangan 1,5 miliar saham.
Nilai transaksi harian saham Rp680 miliar. Awal sesi perdagangan, investor asing membeli saham Rp129,42 miliar di pasar regular. Dolar AS menguat ke posisi Rp14.418.
Sebagian besar sektor saham menghijau kecuali sektor saham industri dasar turun 0,16 persen. Sektor saham infrastruktur menguat 1,63 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Disusul sektor saham keuangan naik 1,33 persen dan sektor saham aneka industri mendaki 1,15 persen.
Saham-saham yang catatkan penguatan antara lain saham KPAL menanjak 14,40 persen ke posisi Rp142 per saham, saham GOLD mendaki 13,12 persen ke posisi Rp500 per saham, dan saham HRME naik 8,09 persen ke posisi Rp294 per saham.
Sementara itu, saham-saham yang tertekan antara lain saham SMRU turun 6,14 persen ke posisi Rp107 per saham, saham JAWA merosot 4,84 persen ke posisi Rp118 per saham, dan saham BRPT tergelincir 3,66 persen ke posisi Rp3.680 per saham.
Bursa saham Asia sebagian besar melemah. Indeks saham Hong Kong Hang Seng turun 0,39 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi susut 1,2 persen, indeks saham Jepang Nikkei tergelincir 1,14 persen.
Sementara itu, indeks saham Shanghai susut 0,21 persen, indeks saham Singapura melemah 0,24 persen dan indeks saham Taiwan merosot 0,15 persen.
Reporter: Agustina Melani
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Pemilu Usai, IHSG Diprediksi Naik ke Level 6.8000 Hingga Akhir Tahun
Perdagangan Indonesia Anjlok Usai Aksi 22 Mei
Aksi 22 Mei, Menko Darmin Pastikan Ekonomi Aman
Ada Aksi 22 Mei, IHSG dan Rupiah Kompak Dibuka Melemah
4 Dampak Hasil Rekapitulasi Pemilu 2019 ke Ekonomi RI
IHSG Menguat Merespon Hasil Rekapitulasi Pemilu 2019