LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Asosiasi: Sudah 34 tahun tapi baru bangun PLTP 1.500 MW

Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia Abadi Poernomo mengatakan energi panas bumi sudah dikembangkan sejak tahun 1982 di Indonesia. Artinya, sudah 34 tahun pemerintah mengembangkan energi ini, namun pemanfaatannya masih belum maksimal.

2016-11-06 19:00:00
Jakarta
Advertisement

Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia Abadi Poernomo mengatakan energi panas bumi sudah dikembangkan sejak tahun 1982 di Indonesia. Artinya, sudah 34 tahun pemerintah mengembangkan energi ini, namun pemanfaatannya masih belum maksimal.

"Energi panas bumi sudah ada sejak 1982 atau sudah 34 tahun tapi baru bangun 1500 mw," jelas Abadi dalam diskusi Energi Kita yang digagas merdeka.com, RRI, Sewatama, IJTI, IKN dan IJO di Gedung Dewan Pers, Jakarta, Minggu (6/11).

Menurutnya ada sesuatu yang melatarbelakangi hal ini. Salah satunya, karena PLN masih memanfaatkan batu baru daripada panas bumi lantaran harganya yang lebih terjangkau.

Advertisement

"Ada sesuatu yang tidak betul, off taker cuma satu PLN, kalau tidak mau beli ya sudah," imbuhnya.

Padahal, lanjut Abadi, negara di Asia saat ini sudah beralih menggunakan gas bumi untuk pembangkit listriknya. "China sendiri yang 80 persen pakai batu bara sudah ganti, kita sekarang mau berlomba pakai batu bara, sekarang 35.000 MW mau saja 80 persen batu bara," jelasnya.

Sayangnya, masih banyak masyarakat yang menolak penggunaan energi panas bumi akibat berkembangnya isu politik.

Advertisement

"Apalagi diangkat isu sosial, di mana daerah masih melarang masuk (energi panas bumi). Isunya politik ikut masuk jadi susah. Memang sekarang mengarah ke EBT semua, ini lah barangkali batu bara ekspor sudah kurang, China juga sudah kurangi. Nah ini barangkali jadikan jalan utama kembangkan EBT," pungkasnya.

Baca juga:
Pemanfaatan panas bumi Indonesia masih rendah, ini alasannya
Pengamat: Bisnis panas bumi butuh yang berpengalaman
PGE dinilai paling ideal ambil alih aset panas bumi Chevron
Melihat lebih dekat sumber panas bumi di Islandia
Triwulan III, produksi listrik panas bumi PGE lampaui target
Melihat pembangkit listrik tenaga panas bumi pertama di Prancis
Ditjen EBTKE sebut pembangunan PLTP terhambat akibat izin berbelit

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.