Asosiasi minta peserta Tax Amnesty ikut investasi di industri baja
Dia menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi ke Industri baja. Terlebih pemerintah tengah gencar menggenjot pembangunan infrastruktur.
Di tengah kebangkitan infrastruktur di Indonesia, industri logam dan pengecoran logam perlu dimanfaatkan mengingat kebutuhan industri ini terus mengalami peningkatan. Apalagi potensi industri baja nasional masih terbuka lebar.
Presiden Indonesia Foundry Industry Association (APLINDO) Ahmad Safiun mengatakan peluang ini dapat dimanfaatkan oleh investor yang mengikuti program pengampunan pajak atau Tax Amnesty.
"Tax Amnesty duit pada masuk, dia (investor) enggak tahu duitnya mau investasi ke mana," ujar Safiun di Hotel Pullman, Jakarta, Selasa (11/10).
Dia menilai, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk berinvestasi ke Industri baja. Terlebih pemerintah tengah gencar menggenjot pembangunan infrastruktur.
"Tepat waktunya investasi uang Tax Amnesty ke industri metal, manufaktur," katanya.
Untuk menambah pengetahuan mengenai industri baja, dia menyarankan investor menghadiri pameran logam dan baja, Indometal 2016 digelar kedua kalinya di Asia Tenggara yang akan dilaksanakan pada 25-27 Oktober di JIEXpo, Kemayoran. Pameran ini ditujukan untuk mempromosikan bisnis baja di Indonesia kepada dunia internasional.
"Pameran ini penting buat investor Tax Amnesty agar tahu industri ini bagaimana," pungkasnya.
Baca juga:
Ekonom: Pemerintah tak bisa tarik semua uang WNI dari Singapura
Tax Amnesty RI bikin bank Singapura tak punya dana segar
Tax Amnesty Indonesia sukses buat Singapura kalang-kabut
Tax Amnesty berhasil, belanja TI pemerintah bisa melonjak
Ini 5 harta paling banyak dilaporkan dalam Tax Amnesty
OJK: 95 persen dana repatriasi Tax Amnesty masih di perbankan
Bos Pajak ungkap ada yang simpan uang tunai Rp 150 triliun di rumah