LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Arcandra Tahar: Makin Banyak Mobil Listrik, Makin Sedikit Impor BBM

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan, sumber energi kendaraan listrik dihasilkan dari pembangkit yang menggunakan energi primer berasal dari dalam negeri.

2019-01-22 12:24:50
mobil listrik
Advertisement

‎Pemerintah Jokowi-JK terus mendorong penggunaan kendaraan listrik guna meningkatkan ketahanan energi dengan mengurangi ketergantungan impor Bahan Bakar Minyak (BBM).

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar mengatakan, sumber energi kendaraan listrik dihasilkan dari pembangkit yang menggunakan energi primer berasal dari dalam negeri. Sebab itu, jika kendaraan listrik semakin marak digunakan masyarakat akan menggeser kendaraan yang menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mayoritas berasal dari impor.

"Listrik kita impor nggak? nggak kan. Li‎strik adalah jenis energi yang bisa kita produksi sendiri‎," kata Arcandra, di Jakarta, Selasa (21/1).

Advertisement

Dalam pandangan Arcandra, jika kendaraan listrik semakin banyak digunakan, maka ketergantungan‎ dengan pasokan BBM dari luar negeri bisa berkurang. Dengan begitu akan menciptakan ketahanan energi karena sumber energi Indonesia tida‎k lagi terpengaruh kondisi di luar negeri.

"Kalau bisa produksi sendiri maka apapun yang terjadi di dunia luar kita tetap memenuhi kebutuhan kita, intinya itu jadi jangan dilihat semata mata dari evironmental sustainability tapi dilihat kedaulatan energi kita ke depan," jelas Arcandra.

‎Menurut Arcandra, dengan beralihnya penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke kendraan listrik, juga akan membuat neraca transaksi neraca berjalan Indonesia tidak lagi defisit akibat impor minyak dan gas (migas). Selain itu, juga akan meningkatkan pemanfaatan listrik yang saat ini pasokannya sudah berlebih.

Advertisement

"Semakin banyak konversi ke listrik, semakin banyak mobil listrik, listrik kita punya excess power nah itu kalau dimanfaatkan untuk menjual listrik. nah BBM akibatnya nanti BBM impor turun, kalau kompor listrik LPG turun impornya sehingga nggak ditulis lagi (neraca negatif)," tandasnya.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Prabowo Ingin RI Bikin Pesawat Canggih, Bukan Mobil 'Etok-Etok'
Jokowi Godok Perpres Kendaraan Bermotor Listrik
Jokowi: Motor Listrik Dapat Mengurangi Ketergantungan pada Impor BBM
Hyundai Siap Investasi Rp 14,1 T Produksi Mobil Listrik di Indonesia
Ini Keuntungan dari Pabrik Baterai Mobil Listrik di Morowali
Siang ini, Menko Luhut Antar Draft Perpres Kendaraan Listrik ke Jokowi

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.