LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Apple dan Google Geser Posisi Perusahaan Energi Jadi Bisnis Terbesar Dunia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengatakan bahwa situasi bisnis global telah mengalami perubahan. Era digital yang tengah berkembang turut membawa dampak bagi perusahaan-perusahaan sektor energi.

2019-04-25 13:30:45
ESDM
Advertisement

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mengatakan bahwa situasi bisnis global telah mengalami perubahan. Era digital yang tengah berkembang turut membawa dampak bagi perusahaan-perusahaan sektor energi.

Dia mengatakan, saat ini perusahaan-perusahaan berbasis teknologi, seperti Apple dan Google mulai menggeser posisi perusahaan energi dari posisi perusahaan besar di dunia ini. Ini dapat terlihat dari daftar 10 perusahaan terbesar di dunia yang mengalami pergeseran perusahaan.

"Pada 2008 ada lima perusahaan tradisional atau perusahaan ekstraktif (perusahaan energi) di top 10 perusahaan besar di dunia," kata Jonan, di Dalam Konferensi Kesehatan dan Keselamatan Kerja, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (25/4).

Advertisement

Perusahaan yang dimaksud Jonan antara lain, PetroChina, Exxon, Gazprom, Royal Dutch Shell, dan Sinopec. Pada 2008, kelima perusahaan ini masuk dalam 'Top 10' perusahaan terbesar di dunia.

Namun, keadaan tersebut berbeda dengan yang terjadi di tahun 2018. Pada tahun 2018, top 10 perusahaan besar ditempati oleh perusahaan-perusahaan berbasis teknologi seperti, Apple, Google, Microsoft, Amazon, dan Facebook.

"Di tahun 2018, kita tidak lihat ini Exxon, kita tidak lihat Royal Dutch Shell, bahkan kita tidak lihat PetroChina di daftar 10 perusahaan terbesar di dunia pada 2018," jelas dia.

Advertisement

Meskipun demikian, dia mengakui perkembangan teknologi membawa dampak yang positif bagi bisnis khususnya bagi implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3). "Revolusi industri 4.0. Kita tidak hanya menunggu tapi kita juga menjemput. Menurut Pemerintah, revolusi akan membawa (penerapan) kesehatan dan keselamatan yang lebih baik," tandasnya.

Baca juga:
Apple dan Qualcomm Akhirnya 'Rujuk', Segera Pasok Modem 5G Untuk iPhone
Apple Dikabarkan Keluarkan Investasi Rp 7 Triliun untuk Masuk di Industri Game
Mengejutkan, Ternyata ini Besaran Gaji Para Orang Terkaya Dunia Saat Aktif Bekerja
Samsung dan Qualcomm Tidak Akan Menjual Modem 5G kepada Apple
Apple Kembangkan Sendiri Modem Untuk iPhone 5G
Matinya Air Power dan Runtuhnya Reputasi Apple

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.