Anggota DPR: Inovasi Digital Dorong Peningkatan Laba BNI Jadi Rp21,5 Triliun Sepanjang 2024
BNI dinilai mampu menjaga pertumbuhan profitabilitas sambil mempertahankan kualitas portofolio kreditnya.
Komisi XI DPR RI mengapresiasi kinerja positif PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI dalam menghadirkan inovasi digital yang relevan dengan perkembangan zaman.
BNI dinilai mampu menjaga pertumbuhan profitabilitas sambil mempertahankan kualitas portofolio kreditnya. Selain itu, inovasi BNI melalui aplikasi wondr by BNI menjadi salah satu langkah strategis dalam menjangkau generasi muda.
Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino menyampaikan apresiasi atas kinerja BNI yang tetap solid di tengah dinamika ekonomi yang menantang.
"Kami mengapresiasi BNI atas capaian kinerja yang luar biasa, terutama dalam menjaga profitabilitas serta menghadirkan inovasi digital yang semakin dekat dengan generasi muda," ujar Harris Turino dikutip di Jakarta, Sabtu (1/2).
Harris menyoroti peningkatan laba bersih BNI yang mencapai Rp21,5 triliun pada 2024 dari Rp20,9 triliun periode tahun sebelumnya. Menurut dia, keberhasilan transformasi digital turut mendorong kenaikan tabungan sebesar 11 persen secara tahunan (Year-on-Year/YoY), menjadi Rp258 triliun sehingga berkontribusi terhadap total Dana Pihak Ketiga perseroan.
Kembangkan Aplikasi wondr by BNI
Harris juga memuji langkah strategis BNI dalam mengembangkan aplikasi wondr by BNI, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan anak muda yang aktif dan dinamis.
Inovasi tersebut juga dikembangkan oleh sumber daya internal BNI dari generasi Z hingga milenial, menunjukkan kesiapan SDM dalam menghadapi transformasi digital.
"Kami melihat bahwa inovasi yang dilakukan BNI sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain itu, fundamental yang solid menjadi landasan bagi BNI untuk dapat tumbuh secara prudent pada tahun 2025," imbuh Harris.