LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Anggota DPR: Di NTB, dalam sehari lima kali mati lampu

DPR meminta pemerintah memprioritaskan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), mengekor 90 negara lainnya.

2015-01-21 16:33:50
Nuklir
Advertisement

Kebutuhan listrik Indonesia sangat tinggi. Selain rasio elektrifikasi yang rendah, rata-rata konsumsi listrik Indonesia juga masih kecil. Di bandingkan Malaysia, konsumsi listrik Indonesia hanya seperlimanya saja.

Kondisi ini diperparah dengan krisis listrik di pelbagai daerah. "Di NTB saja listrik mati bukan tiap hari mati, tapi sehari 5 kali. Tambahan listrik 2015 juga masih kurang mengejar elektrifikasi selevel pulau Jawa," kata anggota Komisi VII DPR Kurtubi di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (21/1).

Sebagai solusi krisis listrik tanah air, Kurtubi meminta pemerintah memprioritaskan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Nuklir dibutuhkan sebagai sumber energi utama dan seharusnya bukan lagi menjadi pilihan terakhir.

Advertisement

"90 negara sudah membangun nuklir. Kita copy paste pengamanan negara lain yang paling aman," ucap Kurtubi.

Dia berharap pemerintah Jokowi-JK mulai beralih menggunakan nuklir. Secara makro, ini akan membantu mengejar rasio elektrifikasi mencapai 99 persen.

"Selain rasio, rata rata konsumsi listrik per kapita kita masih kecil. Saya minta PLTN dibuka sekarang, jangan jadikan pilihan terakhir," tutupnya.

Advertisement

Baca juga:
DPR kritik ambisi Jokowi bangun pembangkit listrik 35.000 MW
Banyak daerah krisis listrik, data elektrifikasi tak dipercaya
10 Juta masyarakat belum nikmati listrik, mayoritas Indonesia Timur
Terangi pulau terluar & perbatasan, ESDM minta tambah dana Rp 1,3 T
Tujuan wisata, Kepulauan Seribu janji tak krisis air dan listrik
Pemerintah izinkan hutan lindung dibangun pembangkit panas bumi

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.