Amran yakin gudang Bulog Jatim terisi 1 juta ton beras dalam 2 bulan
Amran yakin gudang Bulog Jatim terisi 1 juta ton beras dalam 2 bulan. Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengapresiasi atas peningkatan produksi padi Jawa Timur sebesar 2 juta ton tahun lalu. Menteri Amran menjamin apabila target tersebut tercapai, kebutuhan beras Jawa Timur selama beberapa bulan ke depan terpenuhi.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengapresiasi atas peningkatan produksi padi Jawa Timur sebesar 2 juta ton tahun lalu. Selain itu, Menteri Amran optimistis produksi padi di Jawa Timur akan memenuhi gudang Bulog Jatim dalam waktu dua bulan.
"Target ke depan kita kejar dua bulan ini, Oktober sampai Januari memang sudah baik. Untuk Februari sampai Maret masih ada waktu 65 hari, ini kita kejar 600.000 hektar di Jawa Timur," ujar Menteri Amran di Markas Kodam V Brawijaya, Surabaya, Kamis (26/1).
Dalam acara Rakor Pangan mengenai Upsus Pajale Wujudkan Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani, Menteri Amran menjamin apabila target tersebut tercapai, kebutuhan beras Jawa Timur selama beberapa bulan ke depan terpenuhi.
"Kalau ini kita capai, Insya Allah dalam waktu dekat gudang Bulog untuk Jawa Timur penuh. Gudang Bulog di Jawa timur bisa mencapai 1 juta ton," ujar Amran.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Mentan Amran melalui pemberian bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada petani.
"Kita terima kasih untuk Pak menteri atas supportnya untuk Jawa Timur. Karena memang naiknya IP pengairan harus didorong lebih baik, walaupun belum sepenuhnya terealisasi. Tetapi itu sangat penting," ujar Soekarwo.
Baca juga:
Blak-blakan mendag soal produsen beras dunia tengah lomba 'jajah' RI
Ini cara Kemendag jamin ketersediaan stok pangan jelang akhir tahun
Mendag sebut stok beras aman hingga Mei 2017
Konsumsi 5 bahan pokok ini bisa tekan impor beras
Mendag Enggar pastikan stok pangan aman hingga Februari 2017
Ketua DPR pertanyakan surplus beras tapi masih impor
Omzet Pasar Induk Beras Cipinang satu hari mencapai Rp 50 miliar