LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Alasan di Balik Daya Saing Industri Galangan Kapal Indonesia Kalah Saing

Wakil Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Anita Puji Utami, mengakui bahwa daya saing industri galangan kapal dalam negeri masih relatif rendah. Meskipun kemampuan dalam membangun kapal sudah memadai.

2019-08-28 14:24:22
Kapal
Advertisement

Wakil Ketua Umum Ikatan Perusahaan Industri Kapal dan Lepas Pantai Indonesia (Iperindo), Anita Puji Utami, mengakui bahwa daya saing industri galangan kapal dalam negeri masih relatif rendah. Meskipun kemampuan dalam membangun kapal sudah memadai.

Penyebabnya, ungkap dia, lantaran belum berkembangnya industri penunjang di Indonesia. Selain itu, impor bahan baku yang masih cukup tinggi juga menjadi penyebab. Dia menyampaikan, dari total bahan baku, 60 persen diperoleh dengan impor.

"Kami mengakui bahwa struktur industri galangan kapal nasional masih belum kuat karena belum didukung oleh industri penunjang dalam negeri dan ketergantungan akan impor bahan baku yang masih tinggi sehingga daya saing masih relatif rendah," ujarnya di Jakarta, Rabu (28/8).

Advertisement

Karena itu dia meminta pemerintah, khususnya Kementerian Perindustrian, untuk mendorong pertumbuhan industri penunjang di dalam negeri. "Saya kira ini yang harus didorong terus menerus bagaimana investasi industri penunjang di Indonesia semakin tinggi. Industri penunjang sangat bisa kita kuasai tergantung bagaimana komitmen dan kerja sama yang baik antara pengguna jasa dengan industri tersebut," ungkapnya.

Selain itu, dia pun meminta Kementerian Perindustrian untuk mendorong pelaku usaha pelayaran maupun pemerintah daerah untuk membangun kapal di dalam negeri alias tidak membeli kapal dari luar.

"Salah satu yang kami usulkan perkembangan penggunaan kapal di Indonesia sudah mulai naik. Ini terbukti sudah adanya beberapa tender-tender kapal, walaupun pemerintah tidak cukup mempunyai anggaran untuk melakukan pembangunan kapal. Jadi harapan kami dari sektor industri swasta maupun pemerintah daerah untuk melakukan pembangunan kapal," tandasnya.

Advertisement

Sebagai contoh, Iperindo memiliki 195 anggota. Jumlah tersebut terdiri dari industri galangan kapal sebanyak 116 anggota, industri penunjang dan juga bahan baku sebanyak 71 anggota, industri biroklasifikasi sebanyak 3 anggota, dan konsultan sebanyak 5 anggota.

Baca juga:
Pameran Perkapalan dan Pertanian Terbesar Se-ASEAN Digelar di JIExpo Kemayoran
Kapal Kargo Berpenumpang 25 Orang Hilang di Perairan Pulau Buru
Ngerinya Pembantaian di Kapal Motor Mina Sejati Kepulauan Aru
Lima ABK WNI Dilaporkan Hilang di Perairan Taiwan
Kemenhub Turunkan Kapal Patroli KN Alugara Atasi Tumpahan Minyak Pertamina
Mulai 20 Agustus, Kapal Laut Wajib Dilengkapi Sistem Identifikasi Otomatis
BPS Catat Jumlah Penumpang Kapal Laut Naik Jadi 2,4 Juta Orang di Juni 2019

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.