LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Akseleran Salurkan Rp61 miliar ke Pelaku UKM Banten

Fintech Peer to Peer Lending Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha hingga Rp61 miliar kepada 129 pelaku UMKM peminjam se-Banten hingga minggu pertama November. Angka tersebut, naik 149 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 lalu.

2019-11-23 16:07:46
Pinjaman Online
Advertisement

Fintech Peer to Peer Lending Akseleran telah menyalurkan total pinjaman usaha hingga Rp61 miliar kepada 129 pelaku UMKM peminjam se-Banten hingga minggu pertama November. Angka tersebut, naik 149 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018 lalu.

Senior Vice President Corporate Communication Akseleran, Rimba Laut bahkan memprediksi dana pinjaman usaha melalui aplikasi fintech nya akan terus meningkat, mengingat jumlah pelaku UMKM di Banten yang membutuhkan pinjaman usaha mencapai 153 ribu UMKM.

"Berdasarkan data statistik, Banten merupakan Top 3, Provinsi tertinggi Akseleran yang telah memperoleh pinjaman usaha melalui platform Akseleran selain DKI Jakarta dan Jawa Barat," kata Rimba Laut, ditemui di BSD Tangerang, Sabtu (23/11).

Advertisement

Menurutnya, melalui fintech Akseleran, diharapkan mampu memberikan alternatif pinjaman usaha kepada UKM menengah berbasiskan invoice financing dan pre invoice financing.

Dia merincikan, dari pinjaman usaha yang telah tersalurkan, pelaku UMKM asal Kota Tangerang adalah peminjam terbanyak, dengan kontribusi mencapai 48 persen.

"Untuk Banten sendiri, Kota Tangerang memiliki kontribusi paling besar yakni 48 persen atau setara dengan Rp29 miliar dari total pinjaman usaha yang sudah disalurkan di Banten. Selanjutnya, Kabupaten Tangerang sekitar 31 persen dan kota Tangsel yang hanya 8 persen, disusul 5 kota kabupaten lainnya di Provinsi Banten," ungkap dia.

Advertisement

Untuk jenis UMKM yang sudah memperoleh pinjaman usaha melalui Akseleran, kata Rimba diantaranya, sektor engineering atau construction mencapai hingga 43 persen, business and consumer services 13 persen, design 12 persen coal & related energy 10 persen, telecom (services) 8persen dan farming atau agriculture 6 persen” ujar Rimba.

Selain adanya kenaikan pinjaman usaha Akseleran oleh pelaku UKM di Banten, nilai investasi masyarakat Banten melalui fintech Akseleran juga diakui mengalami peningkatan.

Hingga periode Oktober 2019, total nilai investasi Akseleran di Banten menembus hampir sebesar Rp80 miliar yang berasal dari 1.500 lebih Lender.

“Masyarakat di Banten semakin terbiasa menggunakan Akseleran sebagai layanan P2P Lending yang mampu memberikan solusi pinjaman usaha bagi mereka yang merupakan para pelaku UMKM dan sekaligus sebagai alternatif investasi yang aman juga menguntungkan dalam mengembangkan dana mereka," kata Rimba.

Agunan Fleksibel

Di Akseleran, minimal menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp75 juta hingga Rp2 miliar dengan agunan lebih fleksibel berupa invoice financing dan pre invoice financing sementara untuk mereka yang ingin memberikan dana pinjaman mulai dari Rp100 ribu dan memperoleh imbal hasil hingga 21 persen per tahun, ungkapnya.

Menurut Rimba, pencapaian di Banten turut mendongkrak total pinjaman usaha Akseleran secara nasional sebesar Rp801 miliar kepada lebih dari 2 ribu UMKM di minggu pertama November 2019. Meski kenaikan pinjaman usaha di Banten signifikan tetapi kami tetap menjaga kualitas aset dimana tingkat NPL provinsi ini tetap 0 persen, tandas dia.

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.