LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Akibat kelangkaan BBM dan elpiji jadi alasan Pertamina rombak susunan direksi

Hasil keputusan rapat yakni dihilangkannya direktorat gas dan adanya penambahan beberapa direktorat lain. Restrukturisasi pengurus perusahaan disesuaikan dengan perubahan-perubahan besar yang akan terjadi di tubuh Pertamina. Di mana, perusahaan migas pelat merah tersebut akan mengganti orientasi bisnisnya.

2018-02-13 20:05:53
Pertamina
Advertisement

Hari ini, PT Pertamina menggelar rapat restrukturisasi organisasi di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rapat tersebut menghasilkan keputusan dihilangkannya direktorat gas dan adanya penambahan beberapa direktorat lain.

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno, mengatakan restrukturisasi tersebut disebabkan adanya beberapa masalah yang terjadi belakangan ini terkait kelangkaan gas elpiji dan bahan bakar minyak (BBM).

"Untuk Pertamina, ada beberapa hal, kejadian-kejadian misalnya kelangkaan BBM dan LPG beberapa bulan lalu, yang kemudian membuat kajian reorganisasi Pertamina dibuat dan kemudian dibahas, dikonsultasikan dengan beberapa pihak," kata Harry di Kantornya, Jakarta, Selasa (13/2).

Advertisement

Selain itu, restrukturisasi pengurus perusahaan juga disesuaikan dengan perubahan-perubahan besar yang akan terjadi di tubuh Pertamina. Di mana, perusahaan migas pelat merah tersebut akan mengganti orientasi bisnisnya.

"Memang ada perubahan besar bahwa kemudian ke depannya tantangan-tantangan yang dihadapi Pertamina akan berbeda. Yang selama ini dilakukan dengan product-oriented marketing, itu nanti harus jadi customer-oriented," ujarnya.

Selebihnya, Harry menegaskan tidak ada yang berubah dari struktur Pertamina. "Itu yang penting adalah untuk meningkatkan pelayanan Pertamina. Itu untuk ketersediaan BBM dan LPG, baik yang PSO (penugasan) dan non-PSO, baik yang subsidi dan non-subsidi. Hal-hal ini yang akan jadi fokus perkembangan Pertamina selanjutnya."

Advertisement

Pemegang saham, dalam hal ini Kementerian BUMN, kemudian menyerahkan ke dewan komisaris dan direksi untuk kemudian menjabarkan perubahan organisasi agar bisa dilaksanakan di dalam pelaksanaan kegiatan sehari-hari untuk level di bawah direksi.

"Karena yang mengerti operasi dan kemudian details daripada itu adalah direksi dengan diawasi komisaris. Kementerian BUMN mengharapkan ini dapat dilaksanakan secepat-cepatnya dan kemudian bisa disampaikan kepada Menteri BUMN saat RUPS PT Pertamina."

Baca juga:
Rombak susunan direksi, Pertamina hilangkan jabatan direktur gas
Menguak misteri hilangnya bensin Premium di SPBU
Pertamina targetkan PLTP Karaha beroperasi akhir bulan ini
Anggota DPR dukung Pertamina gandeng konsorsium asing bangun kilang di Bontang
Diminta bikin bunker, Pertamina pilih sistem floating BBM di Kepulauan Karimunjawa
Pertamina disentil jangan mengeluh saat harga Premium Cs tak naik
Pertamina gandeng perusahaan asal Oman dan Jepang kelola Kilang Bontang

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.