LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Akibat harga jual murah, petani kelapa terancam hilang

"Sekarang harga di petani itu Rp 2.500 per Kg, ada yang bilang Rp 2.700 per Kg tapi itu sementara," ujar Amrizal.

2016-04-21 15:53:52
pertanian
Advertisement

Ketua Himpunan Industri Pengolahan Kelapa Indonesia (HIPKI) Amrizal Idroes mengatakan petani kelapa Indonesia terancam hilang. Hal ini dikarenakan murahnya harga kelapa di dalam negeri.

"Sekarang harga di petani itu Rp 2.500 per Kg, ada yang bilang Rp 2.700 per Kg tapi itu sementara, tidak ada konsistensi harga. Industri harus punya patokan harga yang jelas dong. Takutnya petani itu tebang pohon kelapanya dan ganti komoditas lainnya," jelas dia di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (21/4).

Permasalahan industri kelapa juga terdapat pada sisi pasokan. Kelapa Indonesia lebih banyak dijual keluar negeri akibat di negara lain dihargai lebih tinggi.

"(Industri) Kara itu dia butuh per hari 3 juta butir. Cocomas itu 2 juta butir. Selebihnya antara 350-700 ribu butir per hari. Sekarang utilitasnya turun 30-50 persen dari yang ada," ujar Amrizal.

Murahnya harga kelapa, lanjutnya, disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya akibat El Nino yang menimpa Indonesia beberapa waktu ke belakang.

Sebagai solusi, Amrizal meminta pemerintah mencontoh Thailand yang memberi insentif ke petani dan industri. "Thailand itu sudah maju, bahkan kalau produksinya tinggi kalau dia lakukan impor kelapa akan dikenakan pajak 50 persen. Kalau kita belum ada," pungkasnya.

Baca juga:
Petani tembakau dinilai paling susah sejahtera
Jepang niat kembangkan minyak nabati dari limbah padi di Indonesia
Ekonom nilai kebijakan pangan pemerintah belum berpihak pada petani
Pemerintah berikan sertifikat 383 hektar tanah ke 1.100 petani Garut
Mentan Amran sediakan lahan untuk investasi Denmark di Indonesia
Genjot kinerja pertanian, Indonesia kirim 43 petani magang ke Jepang
Jokowi mau jadikan desa kuat, Menteri Marwan siap kawal

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.