Air hujan masuk ke tangki penampungan jadi penyebab Pertamax tercampur air
"Adanya air setelah kami cek disebabkan oleh drainase yang tidak dapat membendung debit air sehingga air membanjiri area sekitar tangki timbun Pertamax, letak tangki timbun Pertamax terpisah dengan produk lainnya sehingga tidak memengaruhi tangki timbun produk lain," kata Andar.
Mogoknya beberapa kendaraan setelah mengisi bahan bakar jenis Pertamax di SPBU Jambu, Kabupaten Semarang dikarenakan air hujan masuk ke dalam tangki penampungan.
Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR IV Jawa Bagian Tengah (JBT), Andar Titi Lestari menjelaskan, bercampurnya Pertamax dengan air karena air hujan masuk ke dalam tangki penampungan. Ini terjadi karena hujan yang sangat deras pada hari itu.
"Adanya air setelah kami cek disebabkan oleh drainase yang tidak dapat membendung debit air sehingga air membanjiri area sekitar tangki timbun Pertamax, letak tangki timbun Pertamax terpisah dengan produk lainnya sehingga tidak memengaruhi tangki timbun produk lain," kata Andar.
"Pihak SPBU pun langsung tanggap melihat kejadian tersebut, beberapa kendaraan yang terdiri dari satu mobil dan 20 motor yang mengalami mogok oleh pihak SPBU langsung dipanggilkan teknisi bengkel untuk mereparasi kendaraannya. Setelah itu setiap kendaraan diisikan Pertalite hingga penuh," terangnya.
Demi menjaga dan mengutamakan kepuasan pelanggan untuk sementara penjualan produk Pertamax di SPBU 44.506.02 Jambu dihentikan sementara untuk proses pengurasan air agar operasi dapat kembali berjalan normal.
"Kami selalu memerhatikan kepuasan dan kualitas produk yang kami berikan kepada pelanggan. Maka dari itu, ke depannya kami berharap kejadian ini tidak terjadi kembali," tutup Andar.
Baca juga:
Pertamax campur air beredar, puluhan kendaraan warga mogok
Pemerintah manfaatkan SPBU Vivo sukseskan program BBM satu harga
Pertamina sebut harga BBM Vivo lebih murah karena pom bensinnya masih sedikit
DPR soal SPBU Vivo: Kalau mau jual RON 89 jangan di Jawa, lebih baik di Papua
4 Daerah di Sulawesi nikmati harga BBM setara Pulau Jawa tahun ini