LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Agustus 2018, pemerintah luncurkan portal kebijakan satu peta

Peluncuran kebijakan satu peta dengan skala 1:50.000 diharapkan mampu mengurangi konflik pemanfaatan lahan, membantu dalam pelaksanaan proyek pemerintah serta pengembangan kawasan strategis seperti kawasan ekonomi khusus. Darmin menjelaskan, dengan adanya portal ini maka nantinya K/L tidak perlu menggunakan peta lain.

2018-03-21 13:33:12
Sengketa Lahan
Advertisement

Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengatakan pemerintah akan meluncurkan portal kebijakan satu peta (one map policy) pada Agustus mendatang. Portal tersebut nantinya akan berisi data kompilasi dan integrasi yang berasal dari 34 provinsi di Indonesia.

"Jadi 85 informasi geospasial tematik (IGT) dari 19 K/L di 34 provinsi, pada Agustus 2018 kita merencanakan portal kebijakan satu peta yang berisikan data kompilasi dan integrasi untuk seluruh wilayah Indonesia, dapat diresmikan oleh presiden," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (21/3).

Menko Darmin menjelaskan, dengan adanya portal ini maka nantinya kementerian lembaga tidak perlu menggunakan peta lain. "Nanti semua kementerian dan lembaga dan semua menggunakan dari peta basisnya harus itu, jangan pakai peta yang lain. Sehingga tidak menimbulkan konflik dan perbedaan yang tak perlu," jelasnya.

Advertisement

Untuk itu, Menko Darmin mengatakan, pemerintah daerah harus mempercepat penyelesaian kegiatan integrasi yang saat ini belum sempurna paling lambat pertengahan Juni mendatang.

"Daerah agar segera menyelesaikan dengan melengkapi IGT di setiap provinsi. Setiap provinsi harus utuh seluruh Indonesia, kita berharap Juni selesai, mengingat akan diluncurkan portal kebijakan satu peta ini di bulan Agustus," jelasnya.

Peluncuran kebijakan satu peta dengan skala 1:50.000 diharapkan mampu mengurangi konflik pemanfaatan lahan, membantu dalam pelaksanaan proyek pemerintah serta pengembangan kawasan strategis seperti kawasan ekonomi khusus.

Advertisement

"Dapat membantu mengembangkan kawasan industri, kawasan pariwisata terpadu yang kita punya. Dan dapat kita implementasikan lebih cepat dan akurat sehingga tercipta pusat-pusat ekonomi baru, pusat-pusat jaringan logistik yang lebih efisien," tandasnya.

Baca juga:
Eksekusi lahan 14 hektare di Luwuk diwarnai kericuhan
Sempat dikira gereja, pembangunan sekolah Santa Laurensia kembali dilanjutkan
Komisi II DPR tegaskan tak ada diskriminasi kepemilikan tanah di Yogyakarta
Kembali protes pembangunan Tol Serpong-Cinere, aktivis menyelam di Situ Sasak
Belum dapat ganti rugi, warga tutup jalan lingkar luar Bogor
Pemkot Solo akan pindahkan kantor MUI ke Masjid Raya Sriwedari
Menko Luhut targetkan polemik lahan bandara kulonprogo selesai April 2018

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.