LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Adaro Prediksi Harga Batubara Segera Stabil di USD 80 per Ton

Adaro Energy memprediksi harga batubara akan mencapai titik stabil‎, setelah mengalami penurunan pada beberapa waktu belakangan terakhir. Hal ini akibat segera terjadi pertemuan titik keseimbangan antara permintaan dan pasokan. Garibaldi melanjutkan, untuk permintaan batubara akan mengalami kenaikan.

2019-05-16 11:15:40
Adaro
Advertisement

Adaro Energy memprediksi harga batubara akan mencapai titik stabil‎, setelah mengalami penurunan pada beberapa waktu belakangan terakhir. Hal ini akibat segera terjadi pertemuan titik keseimbangan antara permintaan dan pasokan.

Presiden Direktur Adaro Energy Garibaldi Thohir‎ mengatakan, dalam beberapa waktu ke depan, tidak akan ada tambahan produksi batubara. Ini akibat dari pendanaan asing untuk memodali kegiatan penambangan batubara yang semakin ketat.

"Permasalahan dari sisi suplai, financing baru untuk dari bank itu susah gara-gara bank asing bisnis batubara tidak deh. Berarti kalau tidak ada financing baru, berarti suplai baru juga tidak meningkat," kata Garibaldi, di Jakarta, Kamis (16/5).

Advertisement

Menurut Garibaldi, kondisi tersebut akan membuat pasokan batubara di pasar ‎stabil, sebab tidak ada pemain baru yang menambah produksi. Dengan begitu, akan berpengaruh pada harga yang stabil. Dia pun memperkirakan harga batubara akan berada dikisaran level USD 80 per ton.

"Kalau suplai tidak meningkat karena tidak ada pemain baru berarti harga stabil. Di 80-an. Sekarang di 85," tuturnya.

Garibaldi melanjutkan, untuk permintaan batubara akan mengalami kenaikan seiring beroperasinya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas besar‎ dibeberapa negara Asia. Hal ini membuat stok batubara yang saat ini berlebih menjadi terserap sesuai kebutuhan.

Advertisement

‎"Beberapa tahun ke depan harusnya bertambah karena PLTU Batang jadi, Vietnam jadi, Jepang, Thailand. Dia kan butuh batubara. Saya lihat supply akan tetap akan terbatas karena financing," tandas bos Adaro tersebut.

Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Adaro: Proyek PLTU Batang Selesai Sesuai Target
Ribuan Warga Tabalong Hadiri Haul Ketiga Mochamad Thohir
Bos Adaro sebut pembatasan impor batu bara China tak ganggu kinerja perusahaan
Adaro sepakat ubah pembayaran transaksi USD 1,7 M per tahun menjadi Rupiah
Adaro klaim pasok batu bara untuk produksi listrik RI lampaui kewajiban
Naik 150 persen, Adaro sebar dividen 2017 Rp 3,4 triliun

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.