Ada Vaksinasi Gotong Royong, Erick Thohir Optimis Ekonomi RI Kembali Normal di 2022
Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani melakukan peninjauan Sentra Vaksinasi Gotong Royong. Menurutnya, sentra vaksinasi ini jadi bukti bahwa UMKM dan badan usaha swasta juga menjadi prioritas vaksinasi dan target kekebalan komunal bisa segera tercapai.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir didampingi Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Rosan Roeslani melakukan peninjauan Sentra Vaksinasi Gotong Royong. Menurutnya, sentra vaksinasi ini jadi bukti bahwa UMKM dan badan usaha swasta juga menjadi prioritas vaksinasi dan target kekebalan komunal bisa segera tercapai.
"Saya rasa UMKM adalah tulang punggung yang sangat penting buat NKRI, tidak mungkin negara kita tidak melibatkan UMKM dalam penegakan keseimbangan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Erick, Rabu (19/5).
Diharapkan, vaksinasi yang berkelanjutan ini khususnya untuk UMKM akan membantu menormalkan kembali kegiatan ekonomi secara bertahap. Apalagi, pelaksanaan vaksinasi gotong royong sudah mendapat dukungan baik dari pemerintah, DPR dan perusahaan swasta.
"Dan kita optimis di tahun depan ekonomi kita akan kembali normal walaupun tentu kita masih sepakat, keadaan ini, tentu pasca pandemi ya tetap seperti ini, protokol kesehatan harus berjalan baik," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengaku proses mendapatkan vaksin untuk vaksinasi gotong royong tidaklah mudah. Hingga hari ini, vaksin yang tersedia untuk program vaksinasi gotong royong baru mencapai 420.000 dosis.
"Mencari vaksin juga bukan barang mudah. Vaksin gotong royong, dari komitmen yang harusnya kita dapatkan kurang lebih 30 juta (dosis), sampai hari ini baru datang 420.000 (dosis)," ujar Jokowi.
Hal ini dikarenakan ratusan negara di dunia berebut untuk bisa mendapatkan vaksin dan segera mengakhiri pandemi di negaranya masing-masing. "Jadi Bapak, Ibu dan Saudara-saudara, beruntung hari ini mendapatkan vaksin yang pertama karena memang membeli dan mencari vaksin itu jadi rebutan 215 negara," katanya.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Jokowi Minta Menkes Kirim Vaksin Lebih Banyak ke Riau Agar Herd Immunity Tercapai
CEK FAKTA: Vaksin Covaxin India Diizinkan Untuk Anak di Atas 12 Tahun? Ini Faktanya
Mengalami Efek Samping Usai Divaksin, Begini Cara Melaporkannya
Kebutuhan Dosis Vaksin Tahap 3 untuk Kelompok Rentan di DKI Jakarta
Satgas: Vaksin Merah Putih Tetap Masuk Program Vaksinasi Pemerintah
Dukung Pemulihan Ekonomi, Unilever akan Vaksinasi 10 Ribu Karyawan dan Keluarga