Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jokowi Minta Menkes Kirim Vaksin Lebih Banyak ke Riau Agar Herd Immunity Tercapai

Jokowi Minta Menkes Kirim Vaksin Lebih Banyak ke Riau Agar Herd Immunity Tercapai Presiden Jokowi puji pengelolaan sampah di Surabaya. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepada Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, untuk mengirimkan vaksin Covid-19 lebih banyak ke Provinsi Riau. Harapannya, herd immunity atau kekebalan komunal dapat terbentuk dan penularan virus corona dapat ditekan.

"Nanti (vaksin) akan dipakai untuk vaksinasi di Kota Pekanbaru dan di Kota Dumai. Sehingga kita harapkan, kita dapat segera mencapai kekebalan komunal," kata Jokowi usai saat memberikan keterangan pers usai meninjau vaksinasi massal di GOR Pekanbaru Riau, Rabu (19/5).

Hari ini, 10.800 masyarakat Kota Pekanbaru mengikuti vaksinasi Covid-19 massal. Vaksinasi menyasar pelayan publik, guru, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga lansia.

Jokowi juga menyoroti kota/kabupaten yang memiliki tingkat penyebaran kasus positif Covid-19 tinggi. Jokowi meminta pemerintah daerah segera melakukan upaya menurunkan angka penyebaran Covid-19.

"Kita berharap semua provinsi Riau ini penyebaran covid bisa ditekan serendah-rendahnya," ujarnya.

Di sisi lain, dia berharap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau membaik di kuartal II 2021. Adapun pada kuartal 1 2021 ekonomi Provinsi Riau mampu tumbuh positif sebesar 0,41 persen.

"Apabila pandemi covid bisa ditekan, kita berharap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau ini akan lebih baik dan kembali normal di kuartal kedua dan kita harapkan keadaan lebih baik juga untuk penyebaran covid-nya," jelas Jokowi.

Sebelumnya, Jokowi berharap program vaksinasi Covid-19 gotong royong dapat mempercepat proses vaksinasi nasional. Pasalnya, dia menargetkan 70 juta masyarakat Indonesia sudah harus menerima vaksin pada September 2021.

"Kita berharap Nantinya di bulan Agustus atau maksimal di bulan September sudah mencapai jumlah kurang lebih 70 juta yang divaksin," ujar Jokowi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi gotong royong perdana di Kawasan Jababeka Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (18/5/2021).

Dia mengatakan bahwa 181,5 juta penduduk harus disuntik vaksin Covid-19 untuk mencapai herd immunity atau kekebalan komunal. Adapun satu orang akan mendapatkan dua dosis vaksin.

Dengan begitu, paling tidak ada 380 juta dosis vaksin yang perlu disuntikkan ke masyarakat. Namun, Jokowi menyampaikan bahwa saat ini penyuntikan vaksin masih di bawah target pemerintah yakni, 23 juta dosis.

Reporter: Lizsa EgehamSumber: Liputan6.com

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP