LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ada Aksi 22 Mei, IHSG dan Rupiah Kompak Dibuka Melemah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini dibuka melemah 2,98 poin atau 0,16 persen ke posisi 5.948,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 0,88 poin atau 0,1 persen menjadi 924,25. Sementara nilai tukar (kurs) Rupiah melemah 10 poin.

2019-05-22 09:39:40
Demo 22 Mei
Advertisement

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini dibuka melemah 2,98 poin atau 0,16 persen ke posisi 5.948,38. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 bergerak turun 0,88 poin atau 0,1 persen menjadi 924,25.

Sementara nilai tukar (kurs) Rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi bergerak melemah 10 poin atau 0,07 persen menjadi Rp14.490 per USD dibanding posisi sebelumnya Rp14.480 per USD.

Bursa saham Asia bervariasi. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,46 persen, indeks saham Jepang Nikkei menguat 0,37 persen, indeks saham Singapura menanjak 0,32 persen dan indeks saham Taiwan naik 0,37 persen.

Advertisement

Sementara itu, indeks saham Korea Selatan Kospi melemah 0,14 persen dan indeks saham Shanghai susut 0,03 persen.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, pergerakan IHSG hanya dipengaruhi sentimen eksternal. Sentimen perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang berpotensi pengaruhi pelemahan IHSG.

"Adapun peran pemerintah dalam menjaga tingkat stabilitas politik dan keamanan dieksekusi dengan efektif, sehingga stabilitas fundamental makro ekonomi masih terpelihara dengan efektif," ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.

Advertisement

Saat ditanya mengenai dampak aksi 22 Mei, Nafan menilai hal itu belum terlalu pengaruhi. Hal ini selama pemerintah mampu menjaga kepercayaan investor.

Dia menilai, pemerintah mampu jaga tingkat stabilitas fundamental makroekonomi domestik yang inklusif dan berkesinambungan sehingga berikan katalis positif bagi meningkatnya tingkat kepercayaan investor di IHSG.

Reporter: Agustina Melani

Sumber: Liputan6

Baca juga:
Massa Aksi 22 Mei Mulai Berkumpul di Depan Bawaslu
Ada Demo 22 Mei, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jakarta
Jumlah Korban Demo Bawaslu Berujung Ricuh Belum Bisa Dipastikan
Kembali Memanas, Batu dan Gas Air Mata Warnai Bentrok Tanah Abang
Anies Baswedan Datangi Lokasi Demo depan Gedung Bawaslu
UPDATE: Situasi Jakarta Saat Aksi 22 Mei
Ada Aksi 22 Mei, Transjakarta Setop Operasional Menuju Tanah Abang

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.