LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

9 kapal China dibawa kabur, Menteri Susi akui kecolongan

"Dalam hal ini kita kurang perhatian. Memang seluruh pelabuhan enggak bisa on the spot."

2016-01-11 17:48:18
Kapal Asing
Advertisement

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti kembali menjelaskan terakit kaburnya 9 kapal eks asing asal China. Kapal tersebut dibawa kabur oleh Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan China.

Menurut Susi, Satgas Pemberantasan Illegal Fishing (Satgas 115) tengah melakukan penyelidikan terkait kaburnya 9 kapal perikanan tangkap eks asing dari Pelabuhan Pomako, Timika, Papua.

Dari hasil penyelidikan, didapati beberapa hal yang memungkinkan pelarian kapal. Pertama, posisi 9 kapal yang melarikan diri itu berada di perairan yang memudahkan bagi kapal-kapal tersebut untuk melarikan diri.

Advertisement

"Jauh dari pos pemantauan dan pengawasan, serta dari lokasi pelabuhan," kata Susi di kantornya, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Senin (11/1).

"Pengawasan terhadap kapal-kapal eks asing yang berada di Timika tidak dilakukan secara optimal," imbuh Susi.

Selain itu, perusahaan dengan sengaja memasukkan 31 Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan China tanpa prosedur perizinan yang benar, oleh karenanya melanggar peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan dan keimigrasian.

Advertisement

Satgas 115 juga mendapati bahwa ABK didatangkan menjelang natal dan tahun baru, serta disaat menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo beserta rombongan ke Papua.

"Kedatangan ABK pengganti di saat hari-hari penting tersebut bukan merupakan kebetulan, tetapi dipilih waktu di mana aparat pengawasan dan petugas penegakan hukum lainnya sedang dikerahkan untuk mengamankan, menyambut, dan mengurus kedatangan Kepala Negara serta sejumlah Pejabat di Tingkat Nasional," papar Susi.

Susi pun mengakui bahwa kecolongan tersebut akibat adanya celah dalam pengawasan. Pasalnya, 9 kapal eks asing yang melarikan diri itu merupakan kapal-kapal besar.

"Dalam hal ini kita kurang perhatian. Memang seluruh pelabuhan enggak bisa on the spot," tutup Susi.

Baca juga:
Menteri Susi minta satgas 115 tangkap 9 kapal pencuri ikan di Timika
9 kapal melarikan diri, Menteri Susi bakal komplain ke dubes China
Pemerintah tambah kapal pengawas pencegah aksi maling ikan
Selama 2015, kapal Vietnam dominasi pencurian ikan di laut RI
Hadiah tahun baru dari TNI AL, 10 kapal pencuri ikan ditenggelamkan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.