LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

6 Proyek infrastruktur 'mustahil' ini telan ratusan triliun Rupiah

Banyak orang di dunia tak menyangka proyek-proyek ini ada di dunia. Apalagi, pembangunannya menghabiskan dana ratusan triliun Rupiah.

2016-11-11 08:00:00
infrastruktur
Advertisement

Saat ini, banyak dibangun proyek-proyek infrastruktur yang tak masuk akal. Bahkan, dana pembangunannya hampir mencapai ratusan triliun Rupiah.

Salah satunya, jalur kereta Riyadh Metro di Arab Saudi. Pembangunan jalur kereta api ini menghabiskan dana USD 23,5 miliar atau setara Rp 308,6 triliun. Jalur ini memiliki panjang 109 mil dan mulai beroperasi pada 2019.

Banyak orang di dunia tak menyangka proyek-proyek ini ada di dunia. Apalagi, pembangunannya menghabiskan dana ratusan triliun Rupiah. Selain itu, lama pembangunan proyek tak masuk akal ini mencapai 20 tahun.

Advertisement

Ini 6 proyek tak masuk akal yang ada di dunia. Berikut proyeknya seperti dilansir businessinsider:

Baca juga:
Baru 6 bulan beroperasi, BNI Seoul raup laba Rp 13 miliar
Darmin: Pemerintah serius garap infrastruktur tingkatkan ekonomi RI
Dalam 7 bulan, 1.598 taksi online belum kantongi rekomendasi KIR
Rupiah tak beranjak dari Rp 13.100-an per USD usai kemenangan Trump
Darmin prediksi gejolak dunia masih ganggu pertumbuhan RI di 2017
Kendaraan Uber paling banyak tak miliki izin operasi di Jabodetabek
Ketua DPR sebut kebijakan Trump bisa berdampak pada ekonomi global

Advertisement

Terowongan bawah tanah, Swiss

Setelah 17 tahun konstruksi, terowongan bawah tanah Gotthard, Swiss dibuka di Swiss pada 1 Juni 2016. Terowongan yang memiliki panjang 35 mil ini menawarkan efisiensi ketika bepergian ke wilayah Pegunungan Alpen.

Kanal Panama

Perluasan kanal Panama ini membutuhkan dana mencapai USD 5,4 miliar atau setara Rp 59,1 triliun. Pengerjaan kanal ini melibatkan 40.000 pekerja atau tiga kali lipat dari perluasan Selat Malaka, Indonesia.

Proyek perluasan kanal ini menjadi pertama kali setelah 102 tahun dibangun.

Jembatan Teluk Jiaozhou, China

Selesai pada 2011, Jembatan Teluk Jiaozhou, China adalah jembatan lintas laut terpanjang di dunia. Panjang jembatan tersebut mencapai 26 mil.

Jembatan ini memotong setengah waktu perjalanan dari Cihina Timur ke Pulau Huangdao.

Jalur Riyadh Metro, Arab Saudi

Pembangunan jalur kereta api ini menghabiskan dana USD 23,5 miliar atau setara Rp 308,6 triliun. Jalur ini memiliki panjang 109 mil dan mulai beroperasi pada 2019. Pembangunan infrastruktur ini dirancang Arsitek terkenal asal Inggris, Zaha Hadid.

Terowongan bawah laut, Norwegia

Pada Juli 2016, Norwegia berencana untuk membangun terowongan bawah laut di Selat Sognefjord. Proyek pembangunan terowongan ini menghabiskan dana USD 25 miliar atau setara Rp 328,3 triliun.

Jembatan yang berukuran badan dari 4.000 kaki dan lebar 3.000 kaki dan menjadi terowongan terapung pertama di dunia.

Kota metropolitan, Turki

Kota buatan yang dibangun pemerintah turki ini harus menghancurkan tujuh juta bangunan. Nantinya, kota ini dirancang sebagai kota yang tahan akan gempa.

Proyek kota ini diperkirakan menelan dana mencapai USD 400 miliar atau setara Rp 5.254 triliun. Pembangunan proyek ini dimulai pada 2012 dan akan selesai pada 2032 atau 20 tahun penyelesaian proyek ini.

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.