6 BUMN Karya Sepakati Penggunaan Baja Krakatau Steel
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk hari ini telah menandatangani kesepakatan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero). Penjualan baja KS tahun ini ditargetkan mampu meningkat 15 persen.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk hari ini telah menandatangani kesepakatan dengan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero). Semua BUMN karya tersebut sepakat untuk menggunakan baja produk Krakatau Steel.
Direktur Utama KS, Silmy Karim, mengatakan ini merupakan bentuk sinergi sederhana antar BUMN dalam mengembalikan kejayaan industri baja nasional.
"Belakangan ini industri baja nasional sedang mendapat cobaan besar. Makanya Bu Menteri dan jajarannya ingin mengembalikan kejayaan industri baja nasional, khususnya Krakatau Steel," ujar Silmy di Gedung Kementerian BUMN, Jumat (23/11).
Perjanjian ini disepakati bukan tanpa pertimbangan. Silmy mengaku selama ini telah menerima banyak masukan dari para pengguna baja, khususnya BUMN karya. Masukan ini mulai dari kualitas hingga harga baja itu sendiri.
Selama ini, industri baja nasional dihantam dengan produk-produk baja induction furnist di mana kualitasnya kurang baik namun memiliki harga lebih murah dibandingkan produk baja KS.
"Mulai saat ini kita akan kompetitif dalam hal harga. Tentu tidak bisa turunkan harga seperti produk induction furnist, tapi kita bantu supaya lebih kompetitif," tegas Silmy.
Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan Silmy, bisa mendorong penjualan baja KS yang pada tahun ini ditargetkan mampu meningkat 15 persen.
Seperti diketahui, saat ini konsumsi baja nasional sekitar 18 juta ton baja. Namun kapasitas industri dalam negeri hanya sekitar 10 juta ton, di mana kapasitas Krakatau Steel sendiri saat ini sebesar 5 juta ton per tahun.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Imbas perang dagang China-AS, RI tak akan kebanjiran produk baja dari China
Krakatau Steel targetkan belanja modal capai Rp 7,5 triliun di 2018
Krakatau Steel bukukan kenaikan pendapatan 7,76 persen di 2017
Strategi Krakatau Steel pangkas kerugian di 2018
Krakatau Steel siapkan rencana penyelamatan perusahaan patungan dengan Antam
2018, Krakatau Steel fokus genjot pasar baja dalam negeri
Krakatau Steel rampungkan 2 proyek besar tahun ini