5 Cara Pintar Menabung Walau Gaji Pas-pasan
Menabung uang dari penghasilan wajib dilakukan. Tak ada alasan penghasilan sedikit lantas tak punya tabungan. Menabung khususnya bagi generasi milenial kadang kala menjadi pilihan terakhir ketika masih memiliki sisa uang.
Menabung uang dari penghasilan wajib dilakukan. Tak ada alasan penghasilan sedikit lantas tak punya tabungan. Menabung khususnya bagi generasi milenial kadang kala menjadi pilihan terakhir ketika masih memiliki sisa uang.
Padahal seharusnya menabung harus menjadi prioritas utama ketika pundi-pundi penghasilan sudah masuk ke dalam dompet. Pintar mengatur pemasukan dan pengeluaran jadi kunci utama kesuksesan menabung.
Barang branded ibarat kasta, nongkrong di gerai kopi mahal ibarat jantung. Hal ini kadang kala tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari. Tanpa sadar, kamu tidak akan punya bekal untuk hari esok. Untuk mengaturnya, pola pikir ini paling mudah diterapkan agar gaji pas-pasan masih bisa menetap dalam tabungan seperti dilansir dari Hipwee :
Sesuaikan Kebutuhan untuk Menekan Pengeluaran
Membagi-bagi uang dari total gaji untuk pengeluaran adalah bagian paling penting. Ini akan mencegah membengkaknya pengeluaranmu selama sebulan penuh. Berfungsi juga sebagai kontrol kamu ketika mengeluarkan uang. Misal gaji kantormu 4 juta, bisa kamu sisihkan untuk tempat tinggal, nabung, dan kebutuhan sehari-hari.
Terapkan juga cara ini, seberapa besar pun gajimu usahakan pengeluaran tetap. Misalnya, pengeluaran bulanan mu adalah Rp2.500.000 sementara gaji bulanan adalah Rp4.000.000 serta tabungan Rp1.000.000 maka ketika gaji naik Rp5.000.000 maka yang bertambah adalah besaran tabunganmu bukan pengeluaranmu.
Jika Ingin Jalan-jalan Buat Daftar Bulanan
Kamu berhak jalan-jalan dan nongkrong asalkan di catat di monthly list. Tak ada yang tak bisa jika kamu ingin melakukan semuanya setiap bulan. Bedanya, mulai sekarang kamu harus punya catatan setiap bulan agar semua tujuanmu tercapai.
Semua kegiatan yang kamu kerjakan harus seimbang untuk self growth-mu juga. Monthly to do list juga berguna untuk membatasi kegiatan yang tidak perlu kamu lakukan agar keseharianmu lebih teratur.
Hanya Boleh Belanja Satu Barang dalam Satu Bulan
Bagi kamu yang sulit melepas kebiasaan belanja, kamu tetap bisa belanja dengan menerapkan pola ini. Jika biasanya apapun bisa kamu beli selama uangmu belum habis, sekarang saatnya membatasi barang yang ingin kamu beli. Kamu masih bisa membeli baju, tas, makeup, skin care dan lain lain.
Hanya saja setiap bulan kamu boleh membelinya satu saja. Misal, bulan ini kamu membeli baju satu, makeup satu dan nongkrong satu kali. Dengan itu, kamu tetap merasakan semua yang biasa kamu lakukan dengan catatan hemat.
Manfaatkan Barang Diskon
Cara ini umumnya dilakukan oleh orang-orang yang tahu menyisihkan uang dengan benar. Jika suatu barang menurutmu sangat menarik dan kamu butuhkan, maka tak ada cara lain selain mencari barang serupa yang memiliki potongan harga.
Kamu bisa datang ke toko saat banyak diskon. Potongan harga bisa sangat jauh berbeda atau kamu bisa cari factory outlet yang jual barang branded yang original namun semacam stock lama yang tidak sempat terjual. Kamu tetap bisa eksis pakai barang ori.
Jangan Lupa Selalu Sedekah
Nasihat tua yang sering dilupakan adalah sedekah. Kadang, kalau uangmu keluar untuk sedekah rasanya berat karena hilang begitu saja. Padahal sedekah adalah menabung untuk di masa yang akan datang, hanya saja belum terasa sekarang.
Sisihkan 2,5 persen gajimu untuk kebahagianmu nanti. Rajinlah menabung untuk akhirat karena uang yang kita keluarkan akan diganti berkali lipat. Uangmu yang pergi untuk sedekah kembali lagi untukmu sendiri.
Tidak ada yang salah merasa bangga karena bisa menghasilkan uang berkat kerja keras sendiri. Hanya saja, foya-foya juga bukan pelarian utama saat nasihat keuangan itu jelas adanya.
Sadar atau tidak, menahan pengeluaranmu bukan hanya untuk mengumpulkan uang yang banyak tapi kamu juga bisa belajar untuk mengendalikan dirimu sendiri.
Baca juga:
Cerita Darmin Soal Sulitnya Menabung Hingga Lewat Kantor Pos
Menko Darmin: Menabung Harus Jadi Kesenangan
Bos OJK Beberkan Pentingnya Menabung Sejak Dini
OJK: Total Tabungan Pelajar RI Tembus Rp 6,6 Triliun
Bank Genjot DPK, Tahun ini Diproyeksi Terjadi Perang Bunga Deposito
Orang-Orang Kaya Uangnya Triliunan tapi Penampilannya Biasa Saja
5 Rahasia Menabung ala Orang Kaya