LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

4 Komoditas sudah swasembada, Kementan fokus pada rempah hingga kedelai di 2018

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan ada empat komoditas pertanian yang menjadi fokus pengelolaan pada 2018. Yaitu rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai. Menteri Amran menyebutkan sejauh ini empat komoditas, yakni beras, bawang merah, jagung dan cabai sudah bisa swasembada.

2018-01-03 17:11:47
Amran Sulaiman
Advertisement

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan ada empat komoditas pertanian yang menjadi fokus pengelolaan pada 2018. Yaitu rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai setelah sejumlah komoditas seperti beras dan jagung berhasil swasembada.

Menteri Amran menyebutkan sejauh ini empat komoditas, yakni beras, bawang merah, jagung dan cabai sudah bisa swasembada.

"Kita swasembada beras, bawang, jagung dan cabai. Empat selesai, stok kita aman. Ke depan, kita fokus lagi pada rempah-rempah, bawang putih, gula dan kedelai. Kita tingkatkan, maka komoditas strategis naik," katanya seperti dikutip dari Antara dalam Rakor Gabungan Ketahanan Pangan dan Evaluasi Upaya Khusus (Upsus) 2017 di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Rabu (3/1).

Advertisement

Menteri Amran menjelaskan dalam evaluasi kinerja 2017, Indonesia berhasil mengurangi, bahkan menghentikan impor bawang merah, yakni dari 2014 sebanyak 72.000 ton, 2015 sebanyak 12.000 ton, 2016 berhenti impor dan ekspor ke enam negara, salah satunya Thailand pada 2017.

Selain itu, dia meminta Bulog untuk menyerap gabah sebanyak-banyaknya pada Februari, Maret dan April mengingat pada akhir Januari, petani sudah memasuki panen puncak.

Menteri Amran menambahkan saat ini stok beras yang dimiliki Bulog sekitar 1 juta ton. Jumlah tersebut akan bertambah memasuki panen puncak akhir Januari 2018 sehingga Bulog diminta antisipasi kemungkinan jatuhnya harga beras pada panen raya.

Advertisement

Ada pun Kementerian Pertanian mencatat luas tanam (LT) padi pada Oktober hingga Desember 2017 sebanyak 4,8 juta hektare (ha) atau turun 413.000 ha dari periode yang sama tahun 2016 sebanyak 5,2 juta ha.

Sementara itu, luas tanam jagung Oktober sampai Desember 2017 sebanyak 2,27 juta ha atau naik 132.000 ha dari periode yang sama tahun 2016 sebesar 2,1 juta ha. Luas tanam kedelai pada Oktober sampai Desember 2017 sebanyak 189.000 atau naik 106.000 ha dari periode yang sama tahun 2016 hanya sebesar 83.000 ha. Luas tambah tanam padi, jagung dan kedelai pada 2018 akan ditingkatkan sebesar 3 juta ha untuk padi, 4 juta ha untuk jagung dan 1 juta ha untuk kedelai.

Kementerian Pertanian juga meminta provinsi dengan luas tanam padi lebih rendah dari tahun lalu, seperti Jambi, Sumatra Selatan, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan Papua Barat dapat mengejar selisih luas tanam pada Januari 2018.

Baca juga:
Menko PMK sebut Bantuan Pangan Non Tunai digelar bertahap di 44 kota
Jokowi minta ketersediaan pangan tetap terjaga saat cuaca buruk
Ini tiga cara tingkatkan kesejahteraan petani & wujudkan swasembada pangan RI
Langkah Mendag penuhi kebutuhan pokok saat Natal dan Tahun Baru
Menteri Amran buka rahasia Indonesia bebas paceklik yang jadi penyebab impor pangan
Pemerintah diminta manfaatkan industrialisasi pangan ciptakan lapangan kerja anyar
Akhir 2017, Indonesia deklarasikan swasembada empat komoditas pangan

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.