Pemerintah diminta manfaatkan industrialisasi pangan ciptakan lapangan kerja anyar
Merdeka.com - Pengusaha yang juga mantan menteri perdagangan, Rahmat Gobel, mengatakan masih banyak potensi lapangan kerja yang bisa diciptakan dan digali di Indonesia. Khususnya potensi di sektor pangan, seperti pertanian, perkebunan dan kelautan.
Pada sektor tersebut lapangan kerja dinilai masih kurang karena belum secara intensif dikembangkan oleh pemerintah. "Kalau bicara lapangan kerja sebetulnya menurut saya yang harus kita dorong dari sektor ini. Apalagi ada tema ke depan adanya krisis pangan," kata Gobel, di Hotel Ibis Harmoni, Jakarta, Rabu (15/11).
Dengan menurunnya lapangan kerja, pemerintah harus mendorong potensi pembukaan yang ada di desa-desa. "Kita masih punya potensi, punya peluang yang belum kita gali secara baik," ujarnya.
Dilihat dari kondisi saat ini, Gobel mengakui bahwa lapangan kerja memang makin sedikit. Terlebih lagi dalam beberapa waktu terakhir ada beberapa toko ritel yang tutup. Kendati begitu bukan berarti tidak ada peluang untuk menggali potensi lapangan kerja.
Dia mengingatkan, untuk menghadapi krisis pangan, Indonesia perlu membangun industri sektor ini. Hal ini penting dijaga karena pangan memberikan dampak kepada tingkat inflasi.
"Bagaimana cara kita menghadapi krisis pangan ke depan industri-industrinya harus kita bangun. Kita masih ada masalah beras masalah gula yang memberikan dampak inflasi," tandasnya.
(mdk/bim)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya