26 April, Sriwijaya Grup buka rute ke Bandara Silangit dan Komodo
Dua rute baru ini akan dilayani pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 120 tempat duduk.
Sriwijaya Air akan membuka rute anyar Jakarta-Silangit (PP) pada 26 April mendatang. Rute baru ini akan dilayani sekali sehari dengan pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 120 tempat duduk.
Senior Manager Corporate Communications Sriwijaya Air, Agus Soedjono, mengatakan selain untuk pengembangan, pemilihan rute tersebut juga sebagai bentuk respon dukungan atas program Kementerian Pariwisata, yang telah mengeluarkan kebijakan 10 prioritas destinasi tujuan wisata.
"Silangit terkenal akan keindahan Danau Toba menjadi salah satu destinasi yang paling banyak menyedot wisatawan dan meningkatkan perekonomian. Kami ingin memberikan kontribusi terhadap program pemerintah tersebut," ujar Agus kepada wartawan di Solo, Selasa (12/4).
Agus menambahkan, penerbangan dengan nomor SJ 888 ini akan berangkat dari Bandara Soekarno Hatta pukul 7.30 WIB dan tiba di Bandara Silangit pukul 9.30 WIB. Sedangkan untuk rute sebaliknya, pesawat dengan nomor SJ 889, berangkat pukul 10.00 WIB.
Selain ke Silangit, rute lain yang juga dibuka adalah Denpasar-Labuan Bajo (PP). Namun, rute ke salah satu daerah wisata eksotik tersebut akan dilayani oleh NAM Air, unit usaha Sriwijaya Air. Penerbangan ini akan dilakukan dari Bandara Ngurah Rai menuju Bandara Komodo, di Labuan Bajo.
"Kami berharap penerbangan ini bisa meningkatkan konektivitas Labuan Bajo dan kawasan sekitarnya dengan kota lainnya, sehingga akan menghasilkan sebuah kemajuan dari segi ekonomi," tandas Agus.
Jadwal penerbangan Denpasar-Labuan Bajo dilakukan dengan nomor penerbangan IN 9664 pukul 13.30 WITA dari Bandara Ngurah Rai dan tiba di Bandara Komodo pukul 14.25 WITA. Untuk rute sebaliknya dari Bandara Komodo pukul 15.00 WITA dan tiba kembali di Bandara Ngurah Rai pukul 15.50 WITA.
"Penerbangan ke Labuan Bajo kita layani sehari sekali dengan pesawat Boeing 737-500 dengan kapasitas 120 seats, 8 eksekutif dan sisanya kelas ekonomi," pungkas Agus.
Baca juga:
TNI AU sebut penerbangan komersil di Halim tak ganggu aktivitasnya
Jonan janji kaji kasus penyandang disabilitas dilarang naik Etihad
Pasang pramugari berbikini, penerbangan Vietnam raup untung besar
Mulai besok, Lion Air mulai 'singgah' di Bandara Husein Sastranegara
Bandara Husein Sastranegara bersolek, habiskan dana Rp 174 miliar
Anak usaha Garuda bakal pasok komponen maskapai penerbangan Swiss
Garuda Indonesia siap serap ilmu perawatan pesawat milik Swiss