21 November 2018, Batik Air Buka Rute Baru Samarinda-Jakarta PP
Maskapai Batik Air, anak usaha Lion Air Grup, membuka penerbangan perdana dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, tujuan Jakarta, pada 21 November 2018 mendatang. Bandara baru itu, sebelumnya diresmikan Presiden Joko Widodo, 25 Oktober 2018 lalu.
Maskapai Batik Air, anak usaha Lion Air Grup, membuka penerbangan perdana dari Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, tujuan Jakarta, pada 21 November 2018 mendatang. Bandara baru itu, sebelumnya diresmikan Presiden Joko Widodo, 25 Oktober 2018 lalu.
"Alhamdulillah, akhirnya penerbangan komersial domestik dari provinsi lain sudah bisa dilakukan di Bandara APT Pranoto. Ini kebanggaan bagi rakyat Kaltim, khususnya warga ibukota provinsi, Samarinda," kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur, Salman Lumoindong, dalam keterangan tertulis, Senin (12/11).
Penerbangan langsung ke Jakarta, diapresiasi banyak pihak. Rencananya, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, menyambut penumpang Batik Air, usai mendarat di runway Bandara APT Pranoto, dengan panjang 2.250 meter itu.
"Semoga, Gubernur Kaltim Isran Noor bersedia menerima kedatangan penumpang pertama yang datang melalui APT Pranoto," ujar Salman.
Perbangan Batik Air, sementara ini masih melayani rute Jakarta, dari 4 rute lainnya yang direncanakan Lion Air Grup, seperti rute Surabaya, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.
"Benar, terbang perdana dari dan ke Samarjnda 2 November. Sementara satu kali penerbangan setiap harinya," kata District Manager Lion Air Grup Balikpapan, Achmad Affandi, dikonfirmasi terpisah.
Dia menerangkan, dari Samarinda, keberangkatan pukul 14.30 waktu setempat. Sedangkan dari Jakarta (CGK), berangkat pukul 10.40 waktu setempat. "Rute-rute lain, menyusul dalam waktu dekat" ujar Affandi.
Lion Air Grup sendiri, pada 1 November 2018 lalu, telah melakukan uji terbang, sebagai salah satu syarat pembukan rute baru. "Kan (uji terbang) itu untuk informasi grup Lion bahwa itu bandara APT Pranoto benar di Samarinda," demikian Affandi.
Baca juga:
Pengamat: Tak ada perbedaan faktor keselamatan di penerbangan murah dan premium
Penjualan tiket Lion Air turun tipis sejak kecelakaan pesawat PK-LQP
Kemenhub disarankan tak tutup Lion Air atas insiden jatuhnya pesawat PK-LQP
Langkah Kemenhub putuskan sanksi Lion Air setelah investigasi menuai dukungan
Industri Nuklir gandeng Garuda Indonesia kirim produk kesehatan ke berbagai daerah