204 Perusahaan dari 38 negara kumpul di Pameran Communic Indonesia
Sebanyak 204 perusahaan dari 38 negara akan hadir di acara Indonesia Digital Economy Summit. Mereka akan menonjolkan teknologi terkini yang punya andil bagi pertumbuhan industri Indonesia.
Pameran Communic Indonesia dan Broadcast Indonesia resmi dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Rabu (25/10). Pameran ini akan diselenggarakan hingga 27 Oktober 2017 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta.
Sebanyak 204 perusahaan dari 38 negara akan hadir di acara Indonesia Digital Economy Summit. Mereka akan menonjolkan teknologi terkini yang punya andil bagi pertumbuhan industri Indonesia.
Teknologi yang di tampilkan antara lain adalah teknologi komputasi awan, komunikasi satelit, kecerdasan buatan dan realitas maya, termasuk juga teknologi analisis data set besar, IoT, SG dan juga teknologi penyiaran di masa datang.
Presiden Direktur Pamerindo, Ben Wong menuturkan, terdapat potensi yang sangat besar dan pertumbuhan bagi peralatan serta layanan digital di Indonesia, yang dapat membantu industri nasional lebih berdaya saing di kancah global.
"Seiring dengan langkah pemerintah Indonesia yang memproyeksikan Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020, pameran ini diharapkan bisa menjadi satu platform bagi industri tanah air untuk mempelajari best practices, mendapatkan wawasan baru serta menemukan teknologi terkini dari para pakar internasional," ujarnya di JIExpo, Jakarta.
Lanjutnya, pameran ini akan mendatangkan beragam inovasi baru dengan menghadirkan teknologi yang bersifat disruptif untuk bisa menciptakan Indonesia yang lebih cerdas serta terhubung.
"Dengan bangga kami juga mengumumkan lahirnya NXT Indonesia di tahun 2018," katanya.
Menanggapi geliat investasi di infrastruktur, perangkat lunak serta layanan di sektor teknologi informasi dan komunikasi, pameran Communic lndonesia akan memberikan akses ke pemasok terkemuka untuk bidang TIK ini. Acara pameran ini akan menghadirkan beberapa paviliun negara/wilayah dari Busan, Tiongkok, Indonesia, Singapura dan Taiwan.
Baca juga:
Canggihnya SMA di Prancis gunakan smartphone dan laptop sebagai pengganti buku
Angkutan umum diminta berinovasi hadapi perkembangan transportasi online
KemenPAN-RB gandeng BRI kembangkan program e-Government
5 Bukti kerasnya keinginan Jokowi jadikan RI pemimpin ekonomi digital ASEAN
Presiden Jokowi: Jangan coba-coba bikin Alibaba dan Google tandingan