Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Angkutan umum diminta berinovasi hadapi perkembangan transportasi online

Angkutan umum diminta berinovasi hadapi perkembangan transportasi online Gojek. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Polemik antara angkutan umum dengan transportasi online masih belum menemukan titik temu. Adaptasi terhadap inovasi di bidang transportasi nyatanya masih memerlukan waktu yang lama.

Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno mengatakan kegagalan menata transportasi umum di daerah telah menimbulkan kegaduhan, ditambah dengan munculnya transportasi umum berbasis daring.

Publik menginginkan layanan transportasi umum mendekat kawasan permukiman. Sayangnya, tidak semua transportasi umum bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, terutama soal jarak dan tarif seperti yang ditawarkan oleh transportasi online.

"Kebutuhan layanan itu, lambat diantisipasi pemerintah. Ketika sepeda motor mudah dan murah mendapatkannya, jadilah sepeda motor menjadi sarana transportasi umum. Walau tidak masuk kategori transportasi umum dalam UU no.22 tahun 2009 tentang LLAJ," kata Djoko melalui pesan singkat yang diterima merdeka.com, Jumat (13/10).

Untuk itu, dia mengimbau agar paradigma pendekatan membangun transportasi umum harus diubah. Di mana yang semula bisnis transportasi umum dengan andalkan setoran, menjadi membeli layanan (buy the service).

Selain itu, transportasi umum juga tidak lagi berorientasi pada pendapatan, tapi pada pengguna dengan menyesuaikan rute dengan kebutuhan publik.

"Kendalanya, program transportasi umum tidak mendatangkan keuntungan, tapi manfaat. Kurang disukai kepala daerah. Lebih suka program bangun jalan yang jelas menghadirkan profit dalam jangka pendek," imbuhnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP