LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

2017, pemerintah Jokowi tak berikan suntikan modal ke BUMN

BUMN akan mencari dana ke investor pasar saham melalui IPO anak usaha.

2016-08-17 12:35:47
Penyertaan Modal Negara
Advertisement

Pemerintahan Jokowi-JK memutuskan untuk tidak memberikan penyertaan modal negara (PMN) kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (R-APBN) 2017. Sebab, BUMN dianggap sudah mulai kuat untuk menghasilkan modalnya sendiri.

Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan, pemerintah hanya cukup memberikan PMN dalam APBN untuk dua tahun terakhir, yakni pada tahun 2015 dan 2016. Sebab pada tahun-tahun tersebut, BUMN fokus melakukan percepatan pembangunan infrastruktur sesuai dengan amanat dari Presiden RI Joko Widodo.

"Pada tahun 2015 seperti diketahui BUMN betul-betul melakukan program pembangunan, terutama pembangunan di infrastruktur," kata Rini di Jakarta, Selasa (16/8) malam.

Advertisement

Dia menjelaskan, sejak 2015 pemerintah melalui Kementerian BUMN dan Kementerian PU-Pera mengejar pembangunan 1.200 kilometer (km) jalan yang sejak awal Indonesia merdeka baru terealisasi 670 km. Selain itu, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) melalui PMN yang diberikan telah membangun beberapa pelabuhan di Indonesia bagian Timur.

Dengan demikian, lanjut Rini, tahun 2017 ada beberapa perusahaan BUMN dan anak usahanya yang akan melakukan penawaran saham perdana atau (Initial Public Offering/IPO), guna mendapatkan suntikan dana dari investor pasar saham.

"Kalau tahun ini kita target ada beberapa BUMN yang right issue, tapi tahun depan anak-anak BUMN seperti Hutama Karya Realty akan IPO, Tugu Pratama juga akan IPO. Dan mudah-mudahan holding bisa selesai akhir tahun itu akan meningkatkan kemampuan BUMN," imbuhnya.

Advertisement

Selain itu, sejumlah perusahaan BUMN yang berencana menjaring modal melalui penerbitan surat utang (obligasi). "Tahun depan dengan kemampuan kita, kita (BUMN) tidak butuh PMN lagi. Jadi BUMN me-leverage equity yang didapatkan dari negara untuk pembangunan," jelas Rini.

Baca juga:
Jadi pembina upacara, bos PLN rela panas-panasan dan banjir keringat
Renovasi Stadion GBK, Adhi Karya raup kontrak Rp 769,6 miliar
Jasamarga gelontorkan Rp 5 triliun bangun tol Manado-Bitung
Bedah rumah hingga bina mantan atlet jadi aksi BUMN di HUT RI 71
Menteri Rini ikuti jalan sehat 'BUMN hadir untuk negeri'
Tiga BUMN gelar pasar murah di Ternate, satu paket seharga Rp 25.000
Menteri Rini: Kami akan lakukan perbaikan Terminal 3 Ultimate

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.