2017, Home Credit Indonesia targetkan pendapatan Rp 5,2 triliun
Direktur PT Home Credit Indonesia, Daniswan Pradiptha mengatakan Home Credit Indonesia mengincar pendapatan sebesar Rp 5,2 triliun hingga akhir tahun ini. Target ini ditetapkan berdasarkan perhitungan. Di mana, pendapatan pada akhir Mei 2017 sudah hampir menyamai total pendapatan di tahun yang lalu.
Direktur PT Home Credit Indonesia, Daniswan Pradiptha mengatakan Home Credit Indonesia mengincar pendapatan sebesar Rp 5,2 triliun hingga akhir tahun ini.
"Kita target hingga akhir tahun ini 5,2 triliun," ungkapnya di Gedung Financial Club Graha Niaga, Jakarta, Kamis (22/6).
Lebih jauh, dia menegaskan target ini ditetapkan berdasarkan perhitungan. Di mana, pendapatan pada akhir Mei 2017 sudah hampir menyamai total pendapatan di tahun yang lalu.
"Kita sangat meningkat sekali, tahun lalu kita mencapai Rp 1,9 triliun. Semester satu ini sudah mencapai Rp 1,6 triliun, jadi sudah mendekati total yang tahun lalu," katanya.
Selain itu, dia pun mengakui kenaikan pendapatan ini juga disebabkan karena berbagai upaya ekspansi yang dilakukan Home Credit Indonesia. Bahkan, Home Credit akan berusaha agar punya makin banyak cabang di Indonesia.
"Yang kita tahu, tahun ini home Credit Indonesia sudah melakukan ekspansi ke berbagai wilayah di Indonesia lebih, seperti Medan, Balikpapan, Manado, Banjarmasin," jelas Daniswan.
Namun, dia juga mengatakan ekspansi yang dilakukan tahun ini tetap akan melalui berbagai perhitungan yang matang. "Kita akan terus ekspansi dan kita juga akan lihat potensi pasar di wilayah yang kita akan ekspansi," pungkasnya.
Baca juga:
5 Cara tepat antisipasi kenaikan bunga KPR
Bunga KUR tak jadi turun seperti harapan Jokowi, tetap di 9 persen
Wapres JK: Bank jangan lagi cari untung dari bunga tinggi
Bank Indonesia tunggu aturan turunkan suku bunga kredit
Jokowi: Dulu bunga KUR 22 persen, tahun depan turun jadi 7 persen