2016, PLN optimistis penjualan listrik tumbuh 6 persen
"Berharap ekonomi semakin baik, konsumsi listrik juga."
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) optimistis penjualan listrik bisa mencapai 225 terawatt hour (twh) atau tumbuh enam persen pada 2016. Ini seiring perekonomian Indonesia diperkirakan membaik.
"Berharap ekonomi semakin baik, konsumsi listrik juga," kata Kepala Divisi Niaga PT PLN Benny Marbun, Jakarta, Kamis (7/1).
Tahun lalu, penjualan listrik di bawah target, hanya mencapai 202 twh. Itu tumbuh 2,2 persen ketimbang 2014 sebesar 194 twh.
"Rendahnya karena industri sangat kecil pertumbuhannya. Bahkan, ada industri yang tidak tumbuh pemakaiannya."
Menurut Benny, paket diskon tarif listrik bagi industri I3 dan I4 bisa mendongkrak penjualan setrum tahun ini.
"Diskon tadi berlaku 3 tahun diharapkan mendongkrak penjualan 2016," katanya.
"Bisnis tumbuh bagus 5 persen-6 persen. Rumah tangga relatif stabil. Hanya industri saja mereka yang mengendalikan produksi karena pasarnya berkurang. Terutama berkurang itu baja, semen, tekstil juga. Otomotif, makanan minuman."
Baca juga:
Kisruh harga jual uap PLTP, pemerintah panggil PLN dan Pertamina
Pelayanan buruk, PLN beri tambahan listrik gratis ke pelanggan
Kisruh harga jual uap PLTP, pemerintah panggil PLN dan Pertamina
Pro dan kontra pencabutan subsidi listrik 23 juta pelanggan miskin
4 Kebijakan 'nyeleneh' Jokowi di sektor ekonomi sepanjang 2015