2016, Menteri Amran target swasembada beras
Untuk memuluskan target tersebut, pemerintah akan mencetak 200 ribu hektar sawah.
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan tahun swasembada beras tahun ini. Untuk memuluskan target tersebut, pemerintah akan mencetak 200 ribu hektar sawah.
Di sisi lain, produksi beras tahun ini diyakini tak terganggu El Nino. Atas dasar itu, pemerintah bisa setop tergantung pada impor beras.
"Selama ini kami juga tidak menjual beras impor, itu hanya untuk cadangan. Jadi kami tetap menggunakan produksi dalam negeri, produksi lokal," ungkapnya di Jakarta, Rabu (6/1).
Dia memastikan pasokan beras aman tahun ini. Indikasinya, stok beras di pasar induk Cipinang mencapai 4 ribu ton per hari, lebih tinggi dari biasanya 2.500 ton per hari.
"Jadi, ada peningkatan pasokan karena ada peningkatan produksi."
Selain itu, Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) juga masih menyimpak cadangan beras sebanyak 1,2 juta ton. Lalu, sejumlah daerah lumbung beras juga bakal memasuki musim panen, Februari mendatang.
"Jadi kita akan memasuki musim panen pada bulan Februari, jumlahnya sekitar 1 juta hektar atau 6 juta ton," katanya. "Ada lima daerah yang akan mengalami musim panen pada Februari, antara lain Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, dan Sulawesi Utara."
Baca juga:
Operasi pasar awal tahun, Bulog gelontorkan 150 ribu ton beras
Musim tanam mundur, mentan jamin stok beras aman
Peternak sebut daging ilegal asal India banjiri pasar tradisional
Tekan harga daging, rumah potong didorong punya lemari pendingin
Menteri Pertanian: Kita akan lanjutkan impor sapi di 2016
Impor beras, RI incar pasokan dari India dan Pakistan