LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

2 Juta Orang Bakal Nikmati Program Kartu Pra Kerja di 2020

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menargetkan, sebanyak 2 juta orang yang akan masuk dalam program kartu prakerja di tahun 2020. Program tersebut merupakan salah satu terobosan yang dilaksanakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di tahun 2020.

2019-08-16 17:47:34
Kemnaker
Advertisement

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menargetkan, sebanyak 2 juta orang yang akan masuk dalam program kartu prakerja di tahun 2020. Program tersebut merupakan salah satu terobosan yang dilaksanakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan di tahun 2020.

"Dua juta orang yang akan dilatih melalui kartu prakerja," kata Hanif di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/8).

Menurut dia, pelaksanaan program kartu prakerja sejalan dengan fokus pemerintahan Jokowi yang tengah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Advertisement

Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, dilakukan dalam berbagai bentuk. Mulai dari pelatihan vokasi hingga sertifikasi profesi melalui balai latihan kerja pemerintah maupun swasta.

"Kemudian lembaga pelatihan kerja swasta maupu juga training-training center di industri. Salah satu implementasi konkretnya adalah kartu prakerja di 2020," urai Hanif.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyampaikan pemerintah berencana menyiapkan anggaran belanja sebesar Rp 2.528,8 triliun di 2020. Besaran anggaran tersebut salah satunya sebesar 20 persen atau Rp 505,8 triliun akan dialokasikan untuk pos pendidikan.

Advertisement

"Pada tahun 2020, anggaran pendidikan direncanakan sebesar Rp 505,8 triliun, atau meningkat 29,6 persen, dibandingkan realisasi anggaran pendidikan di tahun 2015 yang sekitar Rp 390,3 triliun," ujarnya saat pidato nota keuangan 2020 di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (16/8).

Dana tersebut, lanjutnya, termasuk untuk program kartu Pra-Kerja yang dicanangkan dalam janji kampanye Jokowi. Program tersebut untuk meningkatkan akses keterampilan bagi anak-anak muda, para pencari kerja, dan mereka yang mau berganti pekerjaan.

"Mereka dapat memilih jenis kursus yang diinginkan, antara lain coding, data analytics, desain grafis, akuntansi, bahasa asing, barista, agrobisnis, hingga operator alat berat," tuturnya.

Baca juga:
Ekonom Nilai Kartu Pra Kerja Besutan Capres Jokowi Masih Belum Solid
3 Kartu Sakti Baru Jokowi Baru Bisa Diberikan Tahun 2020
Sekjen PDIP: Kartu Prakerja Jurus Manjur Anti 'Nganggur'
Jokowi Sebut Baru 27 Persen Warga Indonesia Tahu 3 Kartu Sakti
TKN Sebut Pemahaman Prabowo Soal Kartu Jokowi Dangkal, Tak Melulu Soal Duit
Moeldoko: Kartu Sakti Jokowi Sudah Lalui Riset, Bukan Rencana Bangun Tidur

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.