LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

1.500 Rumah ramah gempa di Lombok ditarget selesai akhir Oktober 2018

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Budi Harto, mengatakan perseroannya yang juga ikut serta sebagai bentuk tanggung jawab sosial itu coba meminimalisir ongkos pembuatan rumah. Budi pun menargetkan, pembangunan satu unit Rumah Ramah Gempa ini bisa selesai hanya dalam waktu satu hari.

2018-10-02 15:58:45
Perumahan
Advertisement

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerjasama dengan kontraktor lokal kini tengah membangun sekitar 1.500 Rumah Ramah Gempa di Lombok. Sesuai mandat yang diberikan Menteri BUMN Rini Soemarno, pembangunan 1.500 unit rumah yang telah dimulai sejak 2-3 pekan lalu itu ditargetkan selesai pada akhir Oktober 2018.

Direktur Utama PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Budi Harto, mengatakan perseroannya yang juga ikut serta sebagai bentuk tanggung jawab sosial (Corporate Social Responsibility/CSR) itu coba meminimalisir ongkos pembuatan rumah.

"Kalau saya dengar kan pemerintah akan bantu tiap warga Rp 50 juta untuk bangun satu rumah. Biaya Precast kita upayakan seminimal mungkin, semurah mungkin," jelas dia di Jakarta, Selasa (2/10).

Advertisement

Secara pendanaan, dia menyebutkan, BUMN Karya seperti Adhi Karya juga disokong oleh BUMN besar lain. "Yang support pembiayaannya dari BUMN besar, kayak Pertamina, Mandiri, BRI, dan lain-lain," sebutnya.

Menilik faktor cuaca, Budi pun menargetkan, pembangunan satu unit Rumah Ramah Gempa ini bisa selesai hanya dalam waktu satu hari. "Ya sekarang kan musim hujan, jadi kita percepat. Satu rumah satu hari harus selesai," ujar dia.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com

Advertisement

Baca juga:
Akbar Faisal usul gaji anggota DPR disumbang untuk korban gempa Sulteng dan NTB
DPR usul pembentukan tim pengawas penanggulangan bencana di NTB dan Sulteng
Sri Mulyani: Kita tidak melupakan Lombok
Gempa Lombok terpantau tak lantas lejitkan inflasi
Tiba di Makassar, korban gempa Sulteng dievakuasi ke rumah sakit
Bank BTN siapkan 700 unit rumah rawan gempa di Lombok
Lewat amal kopi, BRI target Rp 150 juta untuk korban Lombok dan Donggala

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.