Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sri Mulyani: Kita tidak melupakan Lombok

Sri Mulyani: Kita tidak melupakan Lombok sri mulyani. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Belum sembuh luka bencana gempa di Lombok beberapa waktu lalu, Indonesia kini harus menangis lagi. Gempa dan tsunami menerjang Palu dan Donggala di Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) kemarin.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan pemerintah tidak melupakan perbaikan atau recovery pasca bencana di Lombok meski saat ini tengah fokus menangani bencana di Palu dan Donggala yang statusnya masih darurat.

"Jangan lupa kita juga tidak melupakan Lombok," kata Sri Mulyani di kantornya, Senin (1/10).

Dia mengungkapkan, penanganan di Lombok saat ini sudah memasuki tahap rehabilitasi dan recovery. Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengidentifikasi fasilitas-fasilitas umum yang akan dibangun.

Sementara itu, dia menegaskan fokus saat ini di Palu dan Donggala adalah menyelamatkan dan menemukan korban yang masih tertimbun oleh reruntuhan.

"Kita masih belum masuk dalam proses mengidentifikasi apalagi merehabilitasi karena kita kan sekarang sedang berkejar dengan waktu, banyak dari saudara-saudara kita yang masih tertimbun, jadi fokus kita adalah bagaimana menyelamatkan pada hari -hari ini dan itu semuanya kita dukung menggunakan anggaran on call nya BNPB," tuturnya.

Dia menjelaskan, BNPB akan bertugas melakukan pemanfaatan alokasi dana on call kedaruratan sebesar Rp 560 miliar sebab tingkat kerusakan di masing-masing daerah di Sulawesi Tengah berbeda-beda sehingga anggarannya tidak bisa disamaratakan.

"BNPB akan membuat suatu pool dana, jadi mereka yang akan menentukan untuk daerah - daerah yang memang memiliki prioritas tinggi," tutupnya.

(mdk/azz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP