Video Soekarno ke Mekkah Tahun 1955 saat Renovasi Masjidil Haram, Gagah Banget Kumpul Bareng Raja Arab
Potret lawas Presiden Soekarno saat berkunjung ke Mekkah dan disambut dengan hangat.
Potret lawas merekam kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Mekkah saat sedang dilakukan renovasi Masjidil Haram pada tahun 1955, dibagikan oleh akun Instagram @jadoel.ig.
Kedatangan Bung Karno pada saat itu pun disambut hangat oleh Raja Saud bin Abdulaziz Al Saud. Dalam video, terlihat Soekarno mengenakan setelan jas berwarna cokelat lengkap dengan peci hitam yang menjadi ciri khasnya.
"Pada 1955, Presiden Soekarno emngunjungi Mekkah saat renovasi Masjidil Haram," tulis keterangan unggahan.
Dalam keterangan unggahan, disebutkan juga pada momen itu Soekarno bersama rombongannya berkesempatan untuk masuk ke area raudhah dan mendekat ke makam Nabi Muhammad SAW. Di sana dia disebut sempat berdiam diri beberapa saat.
"Dalam suasana penuh haru dan kekhusyukan, Bung Karno secara spontan melepas jas dan dasinya, bahkan melepaskan sepatunya, sebagai bentuk penghormatan dan kerendahan hati di hadapan Rasulullah," tulis keterangan.
Ramai Jadi Sorotan
Setelah dibagikan, unggahan itupun langsung mendapat beragam komentar dari warganet.
"FYI : Soekarno adalah inisiator pencarian makam Imam Bukhari, beliau meminta Nikita Kruschev untuk melakukan pencarian besar2an makam Imam Bukhari. Akhirnya ditemukan di Uzbekistan," tulis @boedi***
"Belum pernah ngerasain beliau jd presiden, tp q rasa beliau orang hebat, terlepas dari sgl kekurangannya," komen @k__***
"Presiden yg sangat mencintai Rasulullah saw 😍😍," komen @kharis***
"Masya Allah...ini video langka banget ini. Ini waktu beliau haji juga apa bukan yaa beda," kata @angga***
Soekarno Beribadah Haji
Di tahun 1955, Soekarno juga disebut menunaikan ibadah haji di tanah suci. Dia dan rombongan berangkat pada Juli 1955 dan harus menempuh perjalanan panjang menggunakan pesawat.
Tak tanggung-tanggung, waktu tempuh ketika itu bisa mencapai 6 hari. Lamanya waktu tempuh itu karena pesawat harus transit di banyak negara, seperti Thailand, Singapura, India, Irak, Mesir, dan Uni Emirat Arab.
Beri Saran Memperbesar Masjidil Haram ke Pemerintah Arab Saudi
Soekarno mengikuti berbagai rangkaian kegiatan ibadah haji selama di Tanah Suci. Dalam sebuah kesempatan, Soekarno memberi saran kepada pemerintah Arab Saudi agar memperbesar Masjidil Haram.
Sebagai seorang insinyur, Soekarno mengatakan pentingnya memperhitungkan keamanan para jemaah. Menurutnya, wilayah Masjidil Haram masih bisa diperbesar lagi, sehingga dapat menampung jemaah yang lebih masif.
Soekarno juga mengusulkan supaya Raja Saud melakukan penghijauan di Padang Arafah. Sehingga dirinya pun mengirimkan ribuan bibit pojon mimba hingga tumbuh subur sampai sekarang.