Usai Pulang Pendidikan di Barak Militer, Rumah Panggung Milik Siswa Ini Akan Dibongkar Bupati Purwakarta
Bupati Purwakarta sebut akan renovasi rumah salah satu siswa yang ikut pendidikan militer.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menyambangi kediaman salah satu siswa yang sempat menjalani pendidikan di barak militer beberapa waktu lalu. Hal tersebut terekam dalam video yang diunggah di kanal Youtube SAEPUL BAHRI BINZEIN | OM ZEIN CHANNEL.
"Mau ke rumah anak yang kemarin dibina secara istimewa di barak militer tadi om Zein sampe ke kantor kepala desa mau lihat rumahnya. Om Zein tidak akan sebut namanya siapa tapi ingin lihat kondisi rumahnya," ungkapnya dalam video.
Ditemani perangkat desa setempat, kedatangan pria yang akrab disapa Om Zein itupun disambut baik oleh orang tua siswa. Bahkan, ibu dari siswa yang ikut jalani pendidikan sampai menangis saat bersalaman dengan sang bupati.
"Sekarang sing sabar dan tawakal miliki anak soleh, dan akan soleh ke depannya bakan menolong ibu, nurut ke bapak, cita cita pengen jadi apa?," tanya Zein.
"Katanya pengen jadi dokter," kata orang tua siswa.
Lebih lanjut, Zein kemudian menenangkan orang tua siswa dan mengatakan jika mereka bisa melaporkan apa saja kepadanya jika terjadi sesuatu.
"Nanti akan menjadi dokter Insyaallaah, nanti kalua ada apa-apa lapor aja ke Om Zein sing sabar emak dan bapaknya harus rajin salat supaya anaknya juga rajin salat, Anak sudah bagus disiplin jam 4 pagi sudah bangun," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Om Zein berkesempatan untuk melihat rumah yang ditinggali oleh salah satu siswa yang jalani pendidikan di barak bersama orang tuanya itu. Terlihat rumah panggung yang terbuat dari kayu itu bisa dibilang cukup sederhana.
Setelah mengecek kondisi rumah, Om Zein mengatakan jika dia akan membantu untuk membangunkan hunian tersebut agar lebih layak. Namun, dia mengajukan beberapa syarat kepada orang tua siswa sebelum merenovasi rumah.
"Rumah ini sama om Zein akan diperbaiki dan nanti akan dirobohkan dulu kita bangun lagi tapi nanti ada syaratnya, ini takut roboh," kata Zein.
"Nanti kita bangun cari tanah desa ada syaratnya salat yang rajin, yang kedua anaknya kalua sekolah jangan bawa HP. Jangan dikasih HP, kalau masih pegang HP ini rumah tidak akan om benerin ini rumah," tambahnya.
Sebagai informasi, Purwakarta sendiri menjadi kabupaten pertama di Jawa Barat (Jabar) yang mengirimkan siswa bermasalah ke barak militer. Dikatakan jika sejumlah anak terlibat aksi tawuran hingga menyebabkan korban.
Karena itulah Om Zein selaku Bupati Purwakarta kemudian mengirimkan siswa yang terlibat tawuran untuk menjalani pendidikan karakter sesuai arahan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi.