Tingkah Lucu Marselino dan Ole Romeny, Pamer Pakai Kipas Kecil Saking Panasnya Bali
Para pemain Timnas Indonesia menikmati liburan di Pulau Bali jelang TC dimulai.
Aksi lucu dua pemain milik Oxford United, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny di Bali menjadi sorotan netizen.
Kedua pemain andalan Timnas tersebut menjadi salah satu yang pertama datang jelang mengikuti Training Camp (TC) yang akan dihelat di Bali United Training Center, Gianyar, Bali pada Senin (26/5).
Selama menunggu latihan dimulai, Lino dan Ole memilih menghabiskan waktu dengan bersantai dan menikmati liburan di Bali.
Seperti saat keduanya jalan-jalan bersama di sebuah warung kopi (warkop) dan kepanasan karena terik matahari Bali.
Bukan dengan AC, keduanya justru punya cara sendiri menghilangkan gerah. Seperti apa momen selengkapnya? Melansir dari Instagram @garudaletsgo.id, Senin (26/6) berikut informasinya.
Kepanasan di Bali
Udara panas di Bali tak menghalangi duo maut milik Oxford United, Marselino Ferdinan dan Ole Romeny menikmati Pulau Dewata sembari menunggu waktu TC dimulai.
Dalam video yang beredar, Lino dan Ole punya cara sendiri mengatasi cuaca panas di Bali dengan memakai kipas portabel.
Keduanya memegang kipas dengan model dan bentuk yang sama sembari merekam diri dengan ekspresi santainya.
Adapun keduanya diketahui menjadi pemain Timnas Indonesia kloter pertama yang telah tiba di Bali mengingat pertandingan mereka bersama Oxford United telah selesai pada 3 Mei 2025 kemarin.
Lino dan Ole dijadwalkan akan mengikut TC bersama Timnas Indonesia yang dimulai pada Senin (26/5).
Tantangan Cuaca di Bali
Kelembaban udara di Bali terbilang tinggi dan dapat menjadi tantangan bagi Timnas Indonesia selama berlatih di Bali United Training Center.
Mengutip dari Bola.com, pada Minggu (25/5) hingga pukul 15.00 WITA, suhu udara di Bali dengan Jakarta sama-sama 31° C. Namun cuaca di Bali memang sedikit lebih terik karena dikelilingi oleh pantai.
Tingkat kelembapan sendiri sekitar 78 persen berbanding 75 persen di Jakarta. Presipitasi atau curah hujan di Jakarta sekitar 40 persen, sedangkan di Bali hanya 25 persen. Namun, hujan di Bali tidak menentu dan tidak bisa diprediksi.
Cuaca panas dengan terik matahari bisa secara tiba-tiba berubah menjadi hujan deras. Namun, di Bali United Training Center sedikit berbeda.
Mendung dan curah hujan sebesar 50 persen akan menjadi 'santapan' para pemain selama latihan.
Selain itu kelembaban yang mencapai 83 persen di sana dengan angin yang cukup kencang dari pinggir Pantai Saba akan menyulitkan adaptasi pemain.
Namun hal ini jelas menjadi tantangan yang perlu diantisipasi oleh Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.