LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Siapa Bilang PKL Omzetnya Kecil? Pedagang Telur Gulung ini Raih Rp150 Juta Perbulan

Dari berjualan telur gulung di Tangerang, pria satu ini berhasil mengumpulkan omzet mencapai Rp150 juta.

2021-11-14 09:39:00
PKL
Advertisement

Jajanan pinggir jalan salah satu yang banyak diidolakan banyak orang. Meski berada di pinggir jalan, bukan berarti jualan di pinggir jalan bisa disepelekan.

Pedagang Kaki Lima (PKL) satu ini misalnya. Siapa sangka, PKL ini bisa meraup untung ratusan juta dari hasil jualannya.

Dari berjualan telur gulung di Tangerang, pria satu ini berhasil mengumpulkan omzet mencapai Rp150 juta perbulan. Bahkan semenjak lapaknya masuk di kanal YouTube Daddy Kuliner, omzetnya terus meningkat.

Advertisement

Kini ia sudah memiliki banyak karyawan. Simak kisah selengkapnya berikut ini.

Kios Diberi Nama Anak Biar Lebih Sukses

Advertisement

Kanal YouTube Daddy Kuliner ©2021 Merdeka.com

Bisnis kecil yang didirikan oleh Baron dan istri terbilang sukses. Gerobaknya setiap hari mangkal di sekitar Jalan Kisamaun, Sukasari, Tangerang.

Usahanya itu diberi nama 'Telur Gulung Inez'. Nama tersebut tersemat di gerobaknya. Nama itu terinspirasi dari nama anak dan banyak orang percaya jika nama anak dipakai, bisa membawa rezeki.

"Inez diambil dari nama anak, katanya biar rezeki lebih lancar," kata Baron.

Omzet per Bulan Rp150 Juta

Dari hasil berjualan telur gulung ternyata Baron dan istri bisa meraih omzet yang besar. Mengawali bisnis di tahun 2017, baru berjalan 10 bulan mereka sudah bisa mendapatkan laba kotor mencapai Rp150 juta per bulan.

Kanal YouTube Daddy Kuliner ©2021 Merdeka.com

"Oktober 2017. Baru 10 bulan, omzet sudah Rp150 juta. Rezeki orang emang enggak ada yang tahu ya," ujar Baron.

Bahkan disebutkan oleh pemilik akun YouTube 'Daddy Kuliner' semenjak kios milik Baron viral, omzetnya kian melambung.

"Bahkan semenjak masuk di YouTube, jadi lebih banyak (omzet) ya bang ya," tukas Daddy.

Pernah jadi Satpam dengan Gaji Kecil

Kanal YouTube Daddy Kuliner ©2021 Merdeka.com

Sebelum sukses menjadi pedagang telur gulung, Baron pernah berprofesi menjadi seorang Satpam di salah satu distributor. Saat itu dia mendapat gaji begitu kecil dan kerap dipotong.

"Pernah jadi satpam, gaji kecil, dipotong yayasan," ungkap Baron.

Dari situlah muncul niat Baron untuk memulai bisnis telur gulung. Niat itu kemudian dijalankan.

Awalnya dia membutuhkan dua kotak peti telur atau setara 15 kilogram.
Kini ia menghabiskan sekira enam peti. Selain itu, diperkirakan dari setiap petinya bisa menghasilkan omzet lebih dari Rp1 juta.

"Dulu dua peti (telur) sehari, sekarang Senin sampai Jumat bisa empat peti. Kalau Sabtu Minggu bisa enam peti. Itu bisa ngehasilin satu juta lebih per peti," terang Baron.

 

Tips Sukses jadi PKL

Kanal YouTube Daddy Kuliner ©2021 Merdeka.com

Baron tak segan memperlihatkan cara membuat telur gulung yang enak versi dirinya. Bahkan menyarankan para pebisnis lain, untuk selalu ramah dan menjaga kualitas.

"Ini enggak ada rahasia. Cuma ingin mengubah kata-kata orang yang enggak benar (tentang PKL). Yang penting jaga kualitas dan harus ramah sama pelanggan," tutur Baron.

Sebenarnya Baron dan istri sudah berkeinginan untuk membuka cabang lagi. Tapi sementara ini, ingin fokus di satu lokasi dulu.

"Ide pertama kali muncul dulu waktu istri lagi hamil. Ada kepikiran buka cabang atau french fries-nya. Tapi mau fokus di sini dulu," pungkasnya.

(mdk/kur)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.