Sangar Penuh Tato, Dikasih Modal oleh Demul, Pria Ini Cium Kaki Kedua Orangtua
Sekujur lengannya penuh dengan tato. Kendati demikian, ia tetap menghormati kedua orangtua saat diberi sejumlah modal usaha.
Penampilan tak selamanya mencerminkan perilaku seseorang. Selayaknya pria yang ditemui oleh politisi partai golkar Dedi Mulyadi berikut ini.
Sekujur lengannya penuh dengan tato. Kendati demikian, ia tetap menghormati kedua orangtua saat diberi sejumlah modal usaha.
Penasaran dengan momen yang membuat Dedi tersenyum bahagia kala itu? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel, Minggu (6/3).
Baca juga:
Inalillahi Wainailaihi Rojiun, Dedi Mulyadi Berduka
Dipakai Tempat Jualan Ciu, Dedi Mulyadi Ngamuk Bongkar Bangunan Tanpa Izin
Demul Ngamuk Menggebu-gebu Saat Menemukan Penjual Ciu 'Besok Bangunan Ini Bongkar'
Menyesal Ditato saat Sekolah
Penyesalan memang selalu datang terlambat. Hal itu pun selayaknya yang dirasakan pria berambut panjang ini.
Di usia 20 tahun, ia rela ditato. Kini, ia justru menyesal mendapatkan tato yang tergambar di sejumlah anggota tubuhnya.
YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel ©2022 Merdeka.com
"Biasa pak (tato) slank dan naga, ini saja menyesal pak," ungkapnya saat ditanya Dedi.
Pakai Anting
Selain tato, pria itu pun juga mengenakan anting demi menunjang penampilan semasa muda. Melihat penampilan pria tersebut, Dedi lantas berpesan agar dirinya tetap mengutamakan keluarga.
"Pakai anting ini karena gaul pak waktu bujangan," jelasnya.
YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel ©2022 Merdeka.com
"Yang penting penampilan boleh begini tapi yang penting perilakunnya keren, sama istrinya sayang, sama orangtua sayang jangan suka melihat orang dari penampilannya tapi orang melihat dari kehidupan kesehariannya," kata Dedi.
Penghasilan Rp20 Ribu
Sehari-hari, kini pria tersebut mengumpulkan sampah demi menghidupi keluarga. Setiap hari, ia mengungkap mampu mendapatkan Rp20 ribu.
"Narik sampah pak. Alhamdulillah dapat 20 ribu, sebulan 600 ribu," terangnya.
YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel ©2022 Merdeka.com
Meski pekerjaannya tak banyak mendatangkan uang, namun ia tetap merasa bersyukur. Salah satu caranya yakni merasa cukup dengan apa yang diperoleh dari hasil kerja kerasnya.
"Cukup?" tanya Dedi.
"Alhamdulillah pak," katanya.
Diberi Modal
Tak terkira, kala itu merupakan suatu keberuntungan bagi sosok pria bertato tersebut. Mantan Bupati Purwakarta itu memberikan modal usaha secara cuma-cuma.
"Ini saya kasih modal buat jualan, mau jualan apa?" tanya Dedi.
"Sosis pak," jawabnya.
"Ini cukup?" tanya Dedi kembali.
Cium Kaki Orangtua
Senyum kebahagiaan pun terukir di wajah pria tersebut. Ia tak segan untuk segera mencium tangan kedua orangtua sesaat setelah Dedi berucap.
"Rezeki tidak terkira ya. Terima kasih sama bapaknya, kalau gak ketemu sama bapak, saya gak akan ketemu sama kamu," kata Dedi.
YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel ©2022 Merdeka.com
Tanpa rasa sungkan, pria itu lantas mencium kaki sang ayah. Secara bergantian, ia kemudian melakukan hal serupa kepada sang ibunda yang membuat Dedi terharu.
(mdk/mta)