Salut,Nenek Usia 160 Tahun Bertahan Hidup di Rumah Gubuk di Tinggal Anak Transmigrasi
Manusia tertua di bumi yang masih hidup diklaim berada di Indonesia. Bahkan, usianya sudah beranjak 160 tahun.
Manusia tertua di bumi yang masih hidup diklaim berada di Indonesia. Bahkan, usianya sudah beranjak 160 tahun.
Ini terungkap dalam akun YouTube SINGGASANA KITA dengan judul video "Uyut Neri Umurnya 160 Tahun, Beliau Manusia Tertua yang Masih Hidup".
Baca juga:
Derita nenek Tetty dibuang anak hingga tidur di poskamling
Keluarga ini tega aniaya hingga buang neneknya sendiri
Tinggal di poskamling, Nenek Tetty beralas triplek berbantal koran
Usia Emak Neri 160 Tahun
Dia adalah Emak Neri, warga Kampung Cibahar, Desa Ciwarak, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
"Emak berapa usianya?" tanya sang pemilik akun YouTube SINGGASANA KITA .
"Sudah 160 tahun lebih," jawab Emak.
Emak Neri tinggal seorang diri di rumah semipermanen.
"Emak di rumah dengan siapa?" tanya lagi si YouTuber.
"Sendirian," ungkapnya.
Miliki 2 Putra
Emak Neri memiliki dua putra. Salah seorang di antaranya, Saleh, mengikuti program transmigrasi dan menetap di Sumatra.
Emak sudah tidak hapal sejak kapan anaknya itu hijrah.
"Yang satu sekampung sebelah (timur). Kadang-kadang suka datang ke sini, nengokin, yang satu lagi di Sumatra transmigras" jelasnya.
Rumah Anyaman Bambu
Kondisi kediaman Emas sangat miris lantaran hanya memanfaatkan anyaman bambu sebagai dinding rumah. Sayangnya, mulai berongga karena dimakan usia sehingga cahaya matahari masuk ke dalam saat siang.
Atapnya pun hanya dilapisi rumbia agar tidak kepanasan saat siang hari ataupun terkena hujan langsung.
Kayu menjadi penyangga dan karpet plastik sebagai alas.
Penglihatan Mulai Kabur
Karena faktor usia, penglihatan Emak sudah mulai kabur sehingga tidak dapat melihat dengan jelas.
Pendengarannya pun sudah tidak optimal. Namun, masih bisa mendengar dengan baik apabila lawan bicaranya atau sumber suara dalam radius yang tak terlalu jauh.
"Kedengar kalau dekat mah," akunya.
"Emak masih mendengar telinganya, alhamdulillah," sahut sang YouTuber.
Untuk makan sehari-hari, Emak Neri berpangku kepada pertolongan orang lain, seperti anak, cucu, hingga bantuan pemerintah.
"(Kalau) masak sendiri, bikin liwet, enggak ada yang mengulursnya," kata Emak Neri.