Ratusan Pelajar SMK di Sumsel Serang Madrasah Aliyah saat Siswanya Sedang Mengaji, 3 Orang Dilarikan ke RS
Sebanyak 140 siswa SMK 3 berkerumun di depan gerbang MAN 2 sambil melempari pakai batu. Sejumlah siswa juga berusaha melompati pagar untuk masuk.
Ratusan siswa SMK Negeri 3 Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menyerang Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2. Tiga pelajar dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka-luka.
Penyerangan terjadi pada Rabu (19/11) pagi. Sebanyak 140 siswa SMK 3 berkerumun di depan gerbang MAN 2 sambil melempari pakai batu.
Sejumlah siswa juga berusaha melompati pagar untuk masuk. Penyerangan itu ketika seluruh siswa MAN 2 tengah mengaji di kelas masing-masing.
3 Siswa Terluka Dilarikan ke RS
Lemparan batu tersebut mengenai tiga siswa MAN 2. Mereka dilarikan ke rumah sakit akibat luka di kepala dan kaki.
Beruntung polisi segera datang ke lokasi dan mengamankan situasi. Seluruh siswa yang terlibat dikumpulkan oleh kepolisian.
"Benar kejadiannya tadi pagi, ada 140 siswa SMK 3 yang melakukan penyerangan, mereka berasal dari kelas X sampai XII," ungkap Kapolsek Lubuklinggau Timur AKP Rodiman.
Penyebab Penyerangan
Dari informasi yang diperoleh polisi, penyerangan dipicu kemarahan para siswa akibat guru mereka dimaki seorang siswa MAN 2. Mereka tak terima karena mendengar langsung makian tersebut.
Makian itu terjadi saat sejumlah siswa MAN 2 Lubuklinggau bermain basket di lapangan milik SMK 3. Seorang guru menegur mereka karena bukan lapangan umum.
Ternyata teguran membuat siswa MAN 2 tersinggung. Seorang siswa mengeluarkan kalimat kasar kepada guru yang didengar langsung siswa SMK 3.
"Motifnya karena dendam guru mereka diperlakukan kasar oleh salah seorang siswa MAN 2, mereka sepakat menyerang sekolah itu," kata Rodiman.
Sepakat Damai
Setelah seluruh siswa dikumpulkan, semua sepakat berdamai. Masing-masing pihak telah dikembalikan ke sekolah mereka.
"Kami sarankan sekolah lebih ketat dan tidak mengizinkan anak-anak keluar saat jam belajar," kata dia.