Pinter Matematika dan Inggris Gara-gara MBG? Diaspora Papua Penasaran, Kok Faktanya Begini!
Kritikan itu terkait dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Seorang diaspora asal Papua, Beby Rumbrapuk, menyampaikan kritik pedas kepada Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie. Pernyataan tersebut muncul sebagai bentuk sindiran atas kebijakan dan pernyataan yang dianggap kurang berpihak pada Papua.
Kritikan itu terkait dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) berpotensi bikin siswa makin jago berhitung dan fasih berbahasa Inggris.
"Ini menu MBG di sekolah saya, SMPN 3 Jayapura. Waktu itu saya dengar WaMen Pendidikan yang super pintar lulusan China itu bilang “MBG bisa membuat anak pintar Matematika & Bhs Inggris.” Tolong di tag ke ibu WaMen dunk. Btw, menurut kalian ini makanan bergizi?," tulis akun @ibebrumbrapuk seperti dikutip merdeka.com, Sabtu (27/9).
Apa yang disampaikan oleh Beby itu sekaligus dengan mengunggah sebuah foto yang menampilkan menu MBG di SMPN 3 Jayapura.
Dalam foto itu terlihat menu MBG tersebut yakni nasi dengan lauk tahu sepotong, dua potongan mentimun dan satu ager warna hijau.
Lalu, pada postingan selanjutnya memperlihatkan adanya tiga orang siswa dan satu orang siswa yang mengenakan seragam warna biru tersebut sedang tertunduk.
Namun, belum diketahui apa foto itu menggambarkan tengah tertunduk lemas atau sedang berdoa. Akan tetapi, dihadapan para siswi itu pun adanya MBG yang terletak di meja belajar.
"Gak apa-apa ya sayang, walaupun makanannya begitu, ucaplah syukur dalam segala hal...Dimasa depan, kalau ada dari kalian yang jadi orang besar di pemerintahan, buatlah program yang masuk akal," tulis akun itu lagi.
Selanjutnya, pada postingan akun Beby berikutnya menampilkan siswa SMPN 3 Jayapura tengah memegang MBG. Berbeda pada unggahan sebelumnya, kali ini menu MBG itu ada nasi dengan lauk ayam, tempe, sayur asam.
Kemudian, ada juga buah pisang serta nampak terlihat adanya susu kotak kemasan rasa cokelat hingga kerupuk.
"MBG hari ini di SMPN 3. Emang harus viral dulu sih," tulis akun itu lagi.
Sebelumnya, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan, jika program prioritas Presiden Prabowo Subianto berpotensi bikin siswa makin jago berhitung dan fasih berbahasa Inggris. Program itu yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal tersebut disampaikan Stella saat mengunjungi stan Badan Gizi Nasional (BGN) pada hari kedua Konvensi Sains Teknologi dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Institut Teknologi Bandung, Jawa Barat, Jumat (8/8).
Pada acara itu, Stella turut memberikan edukasi terkait program MBG. Jebolan Harvard University ini menilai, momen makan di sekolah adalah saat yang menyenangkan dan akan lebih baik jika dipadukan dengan program kreatif.
“Setiap hari adalah kesempatan luar biasa bagi anak-anak untuk belajar. Dengan program MBG, anak-anak tidak hanya mendapatkan gizi yang baik, tapi juga belajar menghitung dan mengenal bahasa Inggris melalui jenis-jenis makanan,” kata Stella dalam keterangan resminya, Sabtu (9/8).
Stella menjelaskan, metode kreatif ini dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya, saat jam makan, guru bis menyisipkan permainan hitung cepat dengan menggunakan makanan yang disajikan.
Hal itu seperti menghitung jumlah buah atau mengukur takaran sayur untuk melatih keterampilan matematika. Sementara, percakapan ringan dalam bahasa Inggris tentang menu yang dimakan dapat membantu siswa berlatih kosa kata dan percakapan sehari-hari.
“Dengan gizi yang cukup, konsentrasi siswa meningkat. Ditambah metode belajar yang terintegrasi, hasilnya akan jauh lebih optimal,” ujarnya.
Stella mengklaim, program MBG ini dapat memotivasi, mengasah daya ingat, sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak.
“Berdasarkan bukti ilmiah, program ini dapat menjadi sarana motivasi dan pemicu untuk mengasah daya ingat serta pengetahuan anak-anak secara efektif,” ungkapnya.