Kisah Tio Nugroho jadi Mualaf karena 'Kesetrum' Suara Adzan, Nangis Usai Syahadat
Tio menceritakan ada momen kala dirinya 'kesetrum' suara adzan.
Bagi para pecinta olahraga sepak bola pasti sudah tak asing lagi dengan sosok Tio Nugroho. Presenter kondang mengawali karier di dunia entertainment sejak 1999.
Karier Tio di layar televisi kian melejit. Hingga banyak tawaran untuk berakting di sejumlah sinetron kala itu.
Hingga kisah spiritualnya mencuri perhatian publik. Di tahun 2019, pemilik nama asli Imanuela Bagus Aditio Nugroho resmi memeluk agama Islam.
Tio mualaf dengan dibimbing Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Perjalanan spiritualnya cukup apik.
Tio menceritakan ada momen kala dirinya 'kesetrum' suara adzan. Padahal selama 42 tahun ia mendengar adzan tersebut lima kali sehari, baru kali ini ia merasakan ada yang berbeda.
Melansir dari kanal YouTube Jadi Gimana Network, Rabu (13/4), simak kisah perjalanan spiritual Tio Nugroho yang inspiratif berikut ini.
Lahir dari Keluarga Beragama Plural
kanal YouTube Jadi Gimana Network dan Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Presenter Tio Nugroho menceritakan momen kala dirinya mendapatkan hidayah. Selama 42 tahun, Tio mengaku tak pernah menaruh spesial pada suara adzan.
"Semenjak mendapatkan hidayah itu semuanya berubah. Ketika gua dengar adzan dan gua merinding. Gua enggak bilang agama itu jelek, yang jelek itu manusianya. Jadi gua dari keluarga Katolik yang kuat. Tapi saat gua mendengar suara adzan setelah selama 42 tahun itu gua sering dengar, sering itu sehari lima kali itu biasa aja," kata Tio.
Apalagi pria kelahiran 24 Desember 1977 itu berasal dari keluarga yang menekan pluralisme. Setiap anggota keluarga besarnya memiliki keyakinan berbeda dan tetap akur bersama.
Diketahui Tio merupakan putra kedua dari 3 bersaudara. Pasangan Ignatius Sridianto dan Veronica Nining.
"Gua dari keluarga Katolik yang kuat ya. Jadi gini, eyang gua dari papa-mama, 4 almarhum semuanya haji-hajah. Cuma keluarga gua ke bawah itu ada yang Kristen ada yang Katolik, ada yang Hindu. Jadi nama gua ada Bali-Balinya, plural," imbuhnya.
Peristiwa Kesetrum Suara Adzan saat Ramadan
kanal YouTube Jadi Gimana Network dan Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Sepulang dari tugas siaran di salah satu stastiun televisi, Tio mendengar adzan subuh. Ia seperti mendapatkan sengatan listrik atau setruman berbeda.
Tio bahkan merinding kala menceritakan momen itu kembali. Peristiwa yang terjadi di bulan suci Ramadan.
"Tapi di hari itu, gua seperti kena kesetrum. Merinding gua, ya Allah. Adzan subuh, itu gua habis siaran di TVRI, siaran bola championship. Ketika itu pulang jam 4 lebih, kita nongkrong dari jam 2. Gua dengar adzan di TVRI 2019, itu di bulan suci Ramadan juga," sambung Tio.
Seakan Dituntun ke Masjid
Pembawa acara senior itu lantas pergi ke masji, dalam perjalanan pulangnya. Tio mengaku seraya ada yang menuntunnya ke sana.
kanal YouTube Jadi Gimana Network dan Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Ia sampai bingung menjelaskan hal yang dirasakannya kala itu. Tio memutuskan untuk duduk di masjid dan memerhatikan para jamaah datang lalu mengambil wudhu.
"Dengar suara adzan itu gua kayak kesetrum. Kesetrum kayak disetrum. Yang gua ke masjid, lihat orang pada wudhu dan gua duduk, cuma bisa lihat. Gua kayak dituntun, 'ayo ikut'. Gua kan enggak tahu mereka pada wudhu, sampai ada bapak-bapak (ngajak) 'Ayo mas kita jamaah'. Haha gua enggak ngerti," ceritanya.
Bahkan Tio tak segan duduk di barisan paling belakang untuk bisa melihat salat subuh berjamaah secara langsung.
"Akhirnya gua duduk di belakang, gua lihat indah banget ya mereka pakai salat barengan berjamaah. Ada yang wudhu buru-buru demi bisa berjamaah. Gua pulang habis itu, tidur," sambungnya.
Kembali Merasakan Sensasi Indah dari Adzan
kanal YouTube Jadi Gimana Network dan Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Masih di hari yang sama, Tio seakan kembali mendapatkan hidayah saat mendengar adzan Zuhur.
Telinganya seperti mendengar ada yang menyanyikan lagu untuknya. Bahkan diakui oleh Tio, adzan Zuhur kala itu seperti lagu paling indah dalam hidupnya.
"Pas Zuhur, dengar adzan kayak ada yang nyanyiin kayak hmm. Gua kan kalau nge-DJ kayak main progresif ya, dan ini (adzan) lebih indah dari segala lagu, kayak lagi dilantunkan," ujar Tio.
Kesetrum Adzan Sekian Kali
kanal YouTube Jadi Gimana Network dan Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Tak berhenti di situ, Tio mengaku kembali merasakan ada setruman saat mendengar adzan. Di hari yang sama saat adzan Maghrib berkumandang.
Kemudian adzan di keesokan harinya. Ia kembali merasakan ada yang mengajaknya untuk pergi ke masjid. Sesampainya di sana, ia menceritakan pengalaman uniknya kepada rekannya. Ia disebut telah mendapatkan hidayah dari Allah SWT.
"Ashar gua enggak merasa, akhirnya Maghrib merasa kesetrum. Di hari esoknya, gua kayak kesetrum lagi. Kayak ada yang ngasih tahu untuk ke masjid. Gua ngobrol-ngobrol di masjid. Di Alquran ada enggak si kalau dengar adzan terus (begini). Katanya ada hidayah, namanya seperti itu," ungkap Tio.
Mulai Belajar Islam
kanal YouTube Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Kian heran akan pengalaman spiritualnya, Tio akhirnya memutuskan untuk meminta saran dan pendapat dari temannya. Karena itu adalah kali pertama dalam hidup bisa sekian kali kesetrum adzan.
"Akhirnya gua mencoba mengobrol dengan teman gua, Akmal Marhali. Salah satu kiai NU, komentator, dan dekat dengan abah Ma'ruf Amin. Kita ngobrol, saya seperti ini apa hidayah. Ini saya baru pertama kali ngerasain," papar Tio.
Sebuah keistimewaan yang mungkin sulit dijelaskan secara nalar. Bacaan surah dalam bahasa Arab yang baru dipelajarinya, seketika mudah dihapalkan oleh Tio.
"Katanya enggak semua orang bisa seperti itu. Oke saya coba pelajari, ternyata memang ketika gua salat pertama, Alfatihah gua lancar banget. Annas, gua bisa langsung itu," imbuhnya.
Mualaf Dituntun Maruf Amin
Akhirnya, Tio mengucapkan dua kalimat syahadat dituntun langsung oleh Kiai Haji Ma'ruf Amin di kediamannya Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta pada Sabtu, 1 Juni 2019.
kanal YouTube Jadi Gimana Network dan Islam Trending TV ©2022 Merdeka.com
Seketika tangisnya pecah di hadapan Ma'ruf Amin. Tio tak sanggup menahan derai air mata usai mengucapkan dua kalimat syahadat.
"Alhamdulillah, hari ini kita mendengar saudara Imanuela Bagus Aditio Nugroho menyatakan ingin mengucapkan syahadat untuk memeluk agama Islam tanpa paksaan siapa pun, dan atas kehendak sendiri," kata Ma'ruf Amin.
Menurutnya, peristiwa yang dialami Tio merupakan sebuah anugerah dari Allah yang tidak bisa dirasakan oleh semua orang. Ma'ruf lantas memintanya untuk menanggalkan nama baptisnya, dan diganti menjadi 'Muhammad'.
"Ini merupakan anugerah Allah, karena hidayah itu haknya Tuhan kepada siapa saja yang dikehendaki. Kita doakan, semoga saudara Tio ditetapkan keimanannya, dan menjadi muslim yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Tinggal tambah saja Ahmad atau Muhammad di depan Bagus Aditio Nugroho. Tapi, nama Immanuel jangan dipakai lagi," pungkasnya.
(mdk/kur)