LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. TRENDING

Kisah Haru Keluarga Mualaf, Dihina Hingga Makan Hanya Sawi Dapat Mungut dari Pasar

Hingga saat ini, pria tersebut mengaku terpaksa harus mengais sisa-sisa sayuran di pasar agar keluarga kecilnya dapat bertahan hidup.

Rabu, 14 Mei 2025 09:26:46
trending
Miris, Keluarga Mualaf Tidak Miliki Beras Makan Hanya Sawi dapat Mungut dari Pasar (YouTube Abi Fatimah Fahira)
Advertisement

Kepedihan harus dialami pria yang satu ini. Sejak memutuskan menjadi mualaf, dia dijauhi keluarga hingga sanak saudara.

Mirisnya lagi, cobaan hidup tak berhenti di sana saja. Depresi berat yang sempat menimpanya membuat tangan kirinya tak bisa berbuat banyak guna mencari nafkah bagi istri serta kedua anaknya.

Hingga saat ini, pria tersebut mengaku terpaksa harus mengais sisa-sisa sayuran di pasar agar keluarga kecilnya dapat bertahan hidup. Setiap harinya, mereka mengaku makan dari sawi sisa yang dipungut di pasar. Berikut ulasan selengkapnya, dilansir dari kanal YouTube Abi Fatimah Fahira, Rabu (14/5).

Pria Mualaf Terpaksa Pungut Sawi Bekas

Kisah Alvian terasa begitu menyentuh hati. Bagaimana tidak, pria kelahiran Minahasa, Sulawesi Utara ini kini berada dalam hidup yang cukup sulit.

Advertisement

Setiap harinya, Alvian yang kini tinggal di Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur itu terpaksa memungut sisa-sisa sayuran di pasar agar perut anak dan istri dapat tetap terisi.

“Bapak enggak punya beras di sini? Makannya pakai sawi setiap hari? Pungut di pasar? Sisa bekas?” tanya sang perekam video.

Advertisement

“Betul pak,” jawabnya.

Setelah memungut sayuran sisa, Alvian kemudian bakal mencuci bersih di kamar mandi kecil miliknya. Setelah itu, baru dia bakal memotong-motong sawi yang dipungutnya untuk dijadikan sayur yang siap dimasak sang istri. Dia mengaku, hal ini sama sekali tak diketahui para tetangga kanan dan kiri.

“Ini (sayuran bekas) diapakan bapak?” tanya sang perekam video.

“Ini saya cuci, yang layak saya potong-potong. Yang tidak layak saya buang. Tetangga tidak ada yang tahu,” ceritanya.

Miris, Keluarga Mualaf Tidak Miliki Beras Makan Hanya Sawi dapat Mungut dari Pasar YouTube Abi Fatimah Fahira

Anak Sering Dihina

Semua hal itu dilakukan usai Alvian merasa tak mampu lagi bekerja secara maksimal. Peristiwa yang hampir merenggut nyawanya di masa lalu membuat Alvian terpaksa mengais sayuran bekas di pasar.

“Saya sudah kerja, tangan saya sakit. Dulu saya sempat depresi berat bawa mobil tiba-tiba ketarik tangan saya, miring ke kiri injak rem, untung tidak menabrak,” terangnya.

Rupanya, Alvian bukan hanya mendapat cobaan ekonomi saja. Kesedihan juga turut dirasakan kedua buah hatinya. Dari perbincangannya bersama sang perekam video, dia mengaku jika dua anaknya sendiri seringkali dihina lantaran dirinya seorang mualaf.

“Mereka (anak-anak) sering dibully karena tahu bapaknya mualaf,” ceritanya.

Miris, Keluarga Mualaf Tidak Miliki Beras Makan Hanya Sawi dapat Mungut dari Pasar YouTube Abi Fatimah Fahira

Diusir Keluarga

Miris, Keluarga Mualaf Tidak Miliki Beras Makan Hanya Sawi dapat Mungut dari Pasar YouTube Abi Fatimah Fahira

Sementara Alvian sendiri pun tak ketinggalan turut mendapat perlakuan cukup buruk yang berasal dari keluarga. Perlakuan buruk dia terima sejak memutuskan untuk memeluk agama Islam usai bertemu sang istri yang merupakan seorang muslim.

Dia bahkan mengaku diusir dari kampung usai memilih menjadi mualaf.

“Keluarga saya tidak ada. Saya diusir dari kampung gara-gara saya mualaf. Saya bilang La Illahailallah uang muncul terus di hati saya,” ceritanya.

“Mereka bilang kamu ikut saja agama dia, jangan minta bantuan dengan kami,” sambungnya.

Meski dilanda kepedihan luar biasa, Alvian mengaku sama sekali tak ingin kembali ke agama sebelumnya. Sebab dia mengaku, Tuhan pasti selalu bersamanya memberikan pertolongan tak kasat mata.

“Enggak (akan kembali ke agama sebelumnya), karena saya tahu Allah bersama saya,” tegasnya.

Advertisement

Kisah luar biasa yang dialami Alvian dan keluarganya membuat sang pemilik kanal YouTube merasa terharu. Di akhir video, Alvian dan keluarga diketahui mendapat uang bantuan yang berasal dari donasi sebanyak lebih dari Rp11 juta.

Berita Terbaru
  • Pemeriksaan Kesehatan Jemaah Haji Banten Ketat, Kemenag Pastikan Kelayakan Berangkat
  • Film Mother Mary: Drama Musikal, Thriller Psikologis A24 Tayang di Indonesia
  • Pemkot Banjarbaru Paparkan Capaian Pembangunan, Perkuat Arah Kota Modern
  • Anne Hathaway Pukau Penggemar dengan Bakat Menyanyi di 'Mother Mary', Akting Tetap Prioritas
  • Vaksin HPV: Kunci Pencegahan Kanker pada Perempuan dan Laki-laki
  • berita medsos
  • kisah menyedihkan
  • kisah mualaf
  • mualaf
  • trending
Artikel ini ditulis oleh
Editor Desi Aditia Ningrum
M
Reporter Mutia Diah Anggraini
Disclaimer

Artikel ini dihasilkan oleh AI berdasarkan data yang ada. Gunakan sebagai referensi awal dan selalu pastikan untuk memverifikasi informasi lebih lanjut sebelum mengambil keputusan.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

Advertisement
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.